INDUSTRY.co.id, Jakarta - Blockchain bersama dengan kepintaran buatan, mesin pembelajaran, robotik, dan teknologi augmented reality, memiliki potensi untuk mengganggu dan mengubah bentuk bisnis digital pada tahun 2018. Dan perusahaan yang tidak segera memulai investasi pada siklus digital memiliki resiko tinggi untuk terganggu. Ini harus menjadi perhatian yang tidak kalah penting, dan menjadi fokus utama banyak perusahaan yang akan go-digital, selain faktor keamanan siber.
Hal ini berdasarkan daftar teratas Prediksi TI untuk 2018yang diterbitkan oleh Dimension Data. Tetapi tren teratas untuk tahun-tahun mendatang adalah pengadopsianBlockchain – sebuah teknologi di belakang Bitcoin – yang memiliki potensi besar untuk mengganggu dan mengubah keuangan dunia, bisnis, dan masyarakat dengan menggunakan beragam aplikasi.
Ettienne Reinecke, Dimension Data Group Chief Tehcnology Office, mengatakan Blockchain menjadi semakin kuat belakangan ini.
“Kami memprediksi model transaksi yang tersentralisasi akan mengalami serangan. Prediksi kami tepat sekali. Di sektor keuangan, pasar modal Amerika Serikat dan Eropa berpindah menggunakan platform Blockchain, dan terjadi aktivitas yang serupa di pasar seperti Jepang. Melihat bagaimana konservatif dan terfokusnya sektor ini, hal ini sungguh menakjubkan,” ujar Reinecke dalam siaran tertulisnya, Kamis (14/12).
Menjadi sangat ironis melihat pelaku kejahatan siber yang menyebarkan ransomware WannaCry yang dapat menyandera aset pemerintah dengan meminta bayaran Bitcoin. Bitcoin bisa jadi merupakan mata uang yang ter-enkripsi (crypto-currency), tapi basisnya adalah Blockchain, dan apabila pelaku kejahatan siber sadar akan keamanan yang bisa mereka dapatkan dari pembayaran melalui Bitcoin dalam pembayaran tebusan, hal ini menunjukkan betapa amannya pendekatan pendistribusian buku besar.
“Saya percaya Blockchain memiliki potensi untuk mengubah konsep keamanan siber, tapi industri harus mengerti seperti apa Blockchain bekerja,” ujar Reinecke.
Reinecke juga memprediksi Blockchain akan menjadi hal yang berpengaruh besar kepada Internet of Things (IoT) tahun mendatang. Di tahun 2018, beberapa aplikasi Blockchain dan IoT di bidang keamanan siber akan muncul.
Banyak serangan penting yang terjadi belakangan ini diluncurkan dari perangkat-perangkat IoT dengan harga yang murah, sementara hal keamanan ini tidak diperhatikan oleh banyak manufaktur perangkat-perangkat IoT, sehingga membuat mereka menjadi mudah untuk diserang. Peran Blockchain menjadi penting karena bisa mengamankan sektor yang tidak diperhatikan seperti ini.
Selain itu tren yang menarik untuk disimak adalah melonjaknya teknologi nirkabel yang akan membuat IoT menjadi lebih dekat dan mudah mewujudkan mimpi yang memungkinkan semua terkoneksi. Semua ini akan berhubungan dengan teknologi 5G dan Gbps Wi-Fi, pengontrolan baru, virtual beacon technology, daya listrik yang rendah, dan tentunya frekuensi radio berjarak jauh.