INDUSTRY.co.id, Jakarta - Sebagai bentuk apresia kepada pewarta pariwisata Indonesia, Kementerian Pariwisata menyelenggarakan penghargaan Anugerah Pewarta Wisata Indonesia 2017 yang diselenggarakan di Balairung Soesilo Sudarman, Kementerian Pariwisata pada Senin (11/12/2017).

Advertisement

Berbeda dengan tahun sebelumnya, APWI 2017 kali ini berhadiah sejumlah uang tunai Rp 200 juta. Untuk memeriahkan semarak APWI tahun 2018, Menteri Pariwisata, Arief Yahya pun berencan unutk menambahkan hadiah menjadi Rp 500 juta.

"APWI 2018 hadiahnya akan menjadi Rp 500 juta, ditambah nanti untuk juara Best of the Bestnya sebesar Rp 100 juta," katanya, di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Senin (11/12/2017).

Advertisement

Tema APWI 2017 adalah “Pesona 10 Destinasi Pariwisata Prioritas sebagai Bali Baru”, sebagai upaya mengenalkan potensi 10 destinasi prioritas yang  telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), Kawasan Bromo Tengger Semeru (Jawa Timur), Mandalika (Lombok), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Tenggara) dan Morotai (Maluku Utara).

Untuk tahun ini para pewartalah yang mengirim hasil karyanya dalam bentuk tulisan atau tayangan televisi dalam periode  Januari hingga September 2017. Diketahui sebanyak 187 dan dipilih tulisan dan bukti tayang yang telah dikirim oleh peserta dalam kategori media surat kabar, majalah, media online, blogger dan televisi.

Advertisement

Dari 187 karya akan melalui berbagai proses dan dipilih 106 karya yang lolos seleksi dan kemudian menetapkan lima nominasi.

Lanjut Arief, APWI tahun 2018 nanti, akan mengangkat tema ‘Transformasi Pariwisata dengan Topik Destinasi Digital’. "Mengapa ambil dengan topik Destinasi Digital? karena sudah 70 persen orang-orang sudah menggunakan digital," tukasnya.

Advertisement