INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Kamis (30/11/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan pergerakan jenuh yang cenderung terkonsolidasi negatif ini masih akan menghantui IHSG dengan rentang 6042-6074.
Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas menyodorkan saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya AKRA, INCO, MNCN, PTBA, WIKA, ADRO, SMBR, TINS, ACES, TKIM.
“Bergerakan terkonsolidasi secara teknikal IHSG ditutup break out MA5 setelah menguji MA20 pada rentan pergerakan yang terbatas. Indikator stocahstic bergerak pada pergerakan jenuh dekat area overbought dengan momentum RSI yang seiringan berpotensi bearish,” ujar dia di Jakarta, Kamis (30/11/2017).
Kemarin, IHSG (-0.15%) ditutup turun 9.35 poin dilevel 6061.37 dengan sektor pertambangan (+1.63%) menjadi penahan pelemahan disaat sektor unggulan seperti konsumer (-0.83%), Keuangan (-0.69%) menjadi penekan IHSG. Optimisme investor terhadap pembentukan holding BUMN yang telah dipastikan menjadi pemicu penguatan mayoritas emiten tambang.
Bursa saham di Eropa dibuka mayoritas menguat kecuali FTSE (-0.48%) sedangankan Eurostox (+0.67%), DAX (+0.72%) dan CAC (+0.55%) dibuka menguat. Investor tetap fokus pada peningkatan prospek reformasi pajak di AS. indeks kepercayaan industri dan konsumen hingga iklim bisnis di zona Eropa rilis tidak sesuai akan menjadi sedikit tekanan pada pergerakan mayoritas indeks di Eropa.
Mayoritas indeks saham di Asia ditutup bervariasi dengan penguatan pada indeks saham Jepang Nikkei (+0.49%) dan TOPIX (+0.79%) menguat sedangkan Hangseng (-0.19%) dan Shanghai (-0.05%) ditutup melemah. Investor mempertimbangkan peluncuran rudal terbaru dari Korea Utara.