Hingga September 2017, Permintaan Produk Sawit Masih Dalam Tren Positif

Oleh : Hariyanto | Jumat, 17 November 2017 - 15:50 WIB

kelapa sawit
kelapa sawit

INDUSTRY co.id -Jakarta - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyatakan, permintaan produk minyak sawit dari negara tujuan ekspor masih mencatatkan pertumbuhan hingga September tahun ini dengan kenaikan permintaan dari Timur Tengah sebesar 26%, Pakistan 9%, dan Uni Eropa 1%.

"Secara keseluruhan, kinerja ekspor minyak sawit masih berada dalam tren positif dengan total volume 2,76 juta ton," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gapki, Togar Sitanggang, kepada pers di Jakarta, Jumat (17/11/2017).

Kinerja ekspor minyak sawit, tidak termasuk biodiesel dan oleochemical pada September 2017 yang mengalami penurunan 7,5% secara month to month. Namun, angka tersebut masih tinggi apabila dibandingkan dengan tren ekspor sepanjang 2017.

Di sisi lain, menipisnya stok minyak sawit Indonesia dan Malaysia mengerek harga di pasar global. Selama September 2017, harga harian komoditas itu bergerak di kisaran US$687,60 hingga US$760 per metrik ton dengan harga rata-rata US$724,9 per metrik ton.

Harga rata-rata selama September 2017 naik 7% dibandingkan bulan sebelumnya senilai US$676 per metrik ton.

"Ini menunjukkan bahwa pasar minyak sawit masih terus bergeliat karena kurangnya pasokan dari minyak nabati lainnya di pasar global. Diperkirakan permintaan pasar akan terus meningkat seiring masih rendahnya produksi kedelai di Amerika Selatan khususnya Brasil, karena kawasan itu masih terpengaruh kondisi cuaca yang mengganggu hasil panen," papar Togar.

Sementara itu, produk minyak sawit domestik mencapai puncak tertinggi pada September 2017 sebesar 4 juta ton. (imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Industri 4.0

Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:05 WIB

Pacu Implementasi Industri 4.0, RI Bakal Diguyur Dana Senilai USD 50 Juta oleh Dewan Riset Korsel

Indonesia dan Korea Selatan semakin menguatkan kerja sama di sektor manufaktur, terutama dalam kesiapan implementasi industri 4.0.

Lars Wittig, VP Sales ASEAN, S.Korea, IWG

Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:00 WIB

Menghadapi Ketergantunan Teknologi di Ruang Kerja

Seperti yang kita ketahui, kantor-kantor dulunya dipenuhi oleh lautan dokumen, slip biaya perjalanan, mesin faks, ponsel berukuran batu bata hingga mesin tik. Namun, evolusi teknologi modern…

Didi Kempot Sebagai Brand Ambassador Shopee

Sabtu, 14 Desember 2019 - 16:00 WIB

Shopee Catatkan Pencapaian Rp1,3 Triliun GMV dalam 24 Jam

Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, mencatatkan rekor terbaru di Indonesia dengan raihan 1,3 Triliun Rupiah GMV dalam 24 jam pada puncak kampanye Shopee 12.12 Birthday…

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin RI, Harjanto pada acara The 2nd Indonesia Japan Automotive Dialogue di Bali.

Sabtu, 14 Desember 2019 - 16:00 WIB

RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Pengembangan Kendaraan Listrik

Indonesia dan Jepang terus menjalin kerja sama dalam upaya pengembangan industri otomotif, termasuk mendorong percepatan produksi kendaraan yang ramah lingkungan. Langkah strategis ini diwujudkan…

League Luncurkan 8 Koleksi Eksklusif Apparel Cycling

Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:38 WIB

Dukung Timnas Balap Sepeda ke Sea Games 2019, League Luncurkan 8 Koleksi Eksklusif Apparel Cycling

Memiliki detail khas nasionalisme, apparel special edition yang didesain atas inspirasi semangat bersepeda dari ICF (Indonesian Cycling Federation) atau yang juga dikenal dengan ISSI (Ikatan…