INDUSTRY co.id -Jakarta - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan peningkatan laba bersih hingga 28% dalam periode sembilan bulan di tahun ini secara year on year (yoy). Laba bersih yang diatribusikan ke pemegang saham entitas induk tercatat mencapai Rp1,01 triliun pada kuartal III tahun ini dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp793 miliar.
Perusahaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), bahan kimia dasar, dan penyedia jasa logistik dan supply chain ini juga membukukan peningkatan pendapatan penjualan konsolidasi sebesar 23% sebesar Rp13,42 triliun pada kuartal III tahun ini dibandingkan Rp 10,952 triliun yoy. Hal ini terutama didukung oleh peningkatan harga produk-produk yang didistribusikan, serta peningkatan permintaan bahan kimia dasar di Indonesia.
"Perbaikan kondisi operasi industri pertambangan, dan seiring dengan meningkatnya permintaan bahan kimia dasar di Indonesia, menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dalam segmen perdagangan dan distribusi. Harga jual BBM dan bahan kimia juga lebih tinggi pada tahun ini," kata Presiden Direktur AKRA, Haryanto Adikoesoemo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/10/2017).
AKRA juga membukukan laba neto senilai Rp311,70 miliar dari penjualan investasi perusahaan di Pelabuhan Guigang, Tiongkok selama kuartal III tahun ini. Seperti diketahui, perseroan ini telah menandatangani perjanjian penjualan ekuitas dengan Beibu Gulf Port Co.,Ltd, Tiongkok.
"Hasil dari divestasi tersebut beserta arus kas dari operasi, akan meningkatkan kemampuan AKRA dalam mendanai peluang pertumbuhan di segmen perdagangan dan distribusi, kawasan industri, infrastruktur, serta utilitas," tutur Haryanto.