INDUSTRY co.id - Jakarta-Pada perdagangan Selasa (31/10/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam rentanga 5885 - 6048. IHSG akan menguat asal data inflasi dapat mendukung IHSG.
“Hari terakhir di bulan kesepuluh tahun 2017 IHSG masih terlihat cukup memiliki kekuatan naik yang cukup besar, penantian terhadap data perekonomian awal bulan, inflasi yang masih disinyalir dalam kondisi terkendali sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG dalam beberapa waktu mendatang, IHSG saat ini berpotensi menguat,” ujar William Surya Wjaya, analis Indosurya Sekuritas di Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Kemarin, IHSG (+0.04%) ditutup diambang pelemahan +2.54 poin dilevel 5977.82 setelah dibuka cukup optimis. Sektor konsumer (-0.63%) menjadi penekan IHSG dengan pelemahan saham MYOR (6.22%) dan ROTI (-3.77%) sedangkan sektor pertambangan (+0.84%) memimpin penguatan sejak awal sesi pedagangan dengan saham ZINC (+24.91) yang kembali auto reject atas.
Ia menyodorkan beberapa saham pilihan yang dapat investor cermati yaitu BBNI, ICBP, TLKM, PGAS, WTON, ADHI, MAIN, SMCB, WSBP dan PWON.