Industri Mamin Lesu, Gapmmi Sampaikan Keluhan ke Menperin

Oleh : Ridwan | Selasa, 31 Oktober 2017 - 07:08 WIB

Menperin Airlangga Hartarto dan Ketua GAPMMI, Adhi Lukman (Foto Ridwan)
Menperin Airlangga Hartarto dan Ketua GAPMMI, Adhi Lukman (Foto Ridwan)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pertumbuhan industri makanan dan minuman hingha kuartal II-2017 sebesar 7,19 persen. Diperkirakan sampai akhir tahun pertumbuhannya hanya mencapai 6 persen. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun lalu yang tumbuh sebesar 8,5 persen.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI), Adhi Lukman yang ditemui INDUSTRY.co.id seusai menemui Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di kantor Kemenperin, Jakarta (30/10/2017).

"Kalau kita lihat laporan dari anggota sampai September kemarin masih belum bergerak baik, masih tetap aga lesu seperti yang dilaporkan beberapa waktu lalu. Tetapi, Oktober ini kelihatannya mulai ada pergerakan dan mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut," ujar Adhi.

Meski secara umum mengalami penurunan, Adhi menjelaskan beberapa produk makanan masih tumbuh di antaranya biskuit. "Hal tersebut terjadi karena pengusaha terus berinovasi mengeluarkan produk baru. Inovasi ini memang menjadi kunci, tetapi harus dibarengi dengan perolehan bahan baku yang mudah untuk industri tersebut," terangnya.

Lebih lanjut, Adhi menjelaskan, perlambatan pertumbuhan industri makan dan minuman disebabkan daya beli masyarakat yang menurun, bukan perpindahan ke belanja secara elektronik (online).

"Kontribusi penjualan online dalam industri makan dan minuman sangatlah kecil. Hanya beberapa produk tertentu seperti pembuatan kue khusus yang dipesan pelanggan," ungkap Adhi.

Menurutnya, meskipun pemesanan makanan dan minuman lewat aplikasi online, pembeliannya tetap di outlet retail berbentuk fisik, bukan melalui e-commerce.

"Saya akui ada perubahan lifstyle dan lebih ke rekreasi. Tapi rekreasi harusnya makan juga dong. Makan kan tidak bisa digital," kata Adhi.

Untuk itu, Adhi mengatakan, pemerintah harus menggenjot konsumsi rumah tangga dengan mengakselerasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) lewat penyaluran bantuan sosial atau program lain untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, Adhi berharap adanya transfer dana ke desa juga bisa mendorong pertumbuhan tersebut.

Saat ditanya mengenai proyeksi pertumbuhan tahun 2018, Adhi tetap optimis nanun, tidak sebesar tahun-rltahun sebelumnya, apalagi tahun depan terjadi hal-hal politik.

"Kita harapkan pertumbuhan tahun 2018 bisa mencapai 7 persen. Kalau tahun ini kita perkirakan 6 persen sampai Desember, karena tahun ini memang benar-benar jelek," tutup Adhi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anita , Mengembalikan Kejayaan Musik Mandarin di Indonesia

Sabtu, 20 Juli 2019 - 21:00 WIB

Anita , Mengembalikan Kejayaan Musik Mandarin di Indonesia

Jika menyimak tren yang ada, saat ini Indonesia sedang dilanda demam artis, musik dan drama Korea. Para promotor musik di Indonesia berlomba mendatangkan penyayi Korea yang sedang digandrungi…

Peresmian Pabrik PT Pegatron Technology Indonesia

Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:05 WIB

Menperin Apresiasi Investasi Pegatron di Batam

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi terhadap realisisasi investasi dari Pegatron selaku perusahaan teknologi asal Taiwan, yang secara resmi telah mengoperasikan pabriknya di Batam,…

Lion Air (Ist)

Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:00 WIB

Lion Air Ajak Turis Milenial Lebih Luas Eksplorasi Destinasi Unggulan

Sulawesi Selatan (Sulsel) berlokasi strategis telah menyimpan tujuan wisata memukau, asyik dan keren. Spot popular antara lain Pantai Losari dan Trans Studio Makassar.

DFSK Glory 560

Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:48 WIB

Mudahkan Pengunjung Miliki Kendaraan, DFSK Hadirkan Program Leasing

DFSK turut meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dengan menampilkan seluruh jajaran kendaraannya lengkap lengkap beserta program penjualan yang menguntungkan bagi…

Bendungan Sei Gong

Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:33 WIB

Bendungan Sei Gong Mulai Diisi Untuk Pasok Air Baku Kota Batam

Bendungan yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air baku yang mendesak, baik untuk domestik maupun industri di…