INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pada perdagangan Senin (30/10/2017), Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) kembali bergerak mixed tertekan menguji level support terdekat dengan range pergerakan 5936-5990.
Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas menyodorkan saham-saham yang masih menjadi perhatian investor diantaranya BBTN, BKSL, KLBF, SMBR, UNVR.
Menurutnya, pergerakan cenderung akan menguji level MA5 (5975) dan MA20 (5936). Indikator Stochastic bergerak bearish dengan Momentum Indikator RSI yang tertekan dari area overbought.
"IHSG melanjutkan koreksi mengkonfirmasi pergerakan pulled back channeling regresi +2 standart deviasi dan upper bollinger bands," kata dia di Jakarta, Senin (30/10/2017).
Akhir pekan kemarin, IHSG (-0.34%) kembali terkoreksi 20.56 poin dilevel 5975.28 dengan sektor aneka industri (-1.04%), Keuangan (-0.79%) dan Property (-0.75%). Saham ASII (-1.25%), BBTN (-4.71%) dan PPRO (-2.78%) ditutup melemah.
Koreksi wajar terjadi setelah IHSG optimis mencapai target level psikologis tahun ini. Investor asing kembali tercatat net sell diakhir pekan 203.45 Miliar dengan saham TLKM dan BBCA memimpin didaftar teratas aksi jual investor asing.
Mengakhiri pekan mayoritas indeks saham di Asia menguat. Indeks Nikkei (+1.24%), TOPIX (+0.98%), HangSeng (+0.84%), Shanghai (+0.71%) dan KOSPI (+0.64%) menguat optimis seiring optimsme prospek pertumbuhan ekonomi di earning season kuarta ke-3 tahun ini.
Bursa saham Eropa dibuka optimis mengukuti mayoritas indeks saham di dunia setelah optimisme terjadi pada bursa di Wallstreet akibat prospek pertumbuhan yang positif. ECB mengambil langka lambat untuk mengurangi stimulus guna mendorong pertumbuhan ekuitas disaat optimisme global kian membaik diakhir tahun. Sentimen selanjut investor akan terfokus pada data penjualan ritel di German, Kepercayaan konsumen di zona Eropa, dan tingkat kemampuan konsumen di AS.