INDUSTRY.co.id - Jakarta-Anak usaha PT Telkom, Telkomsel  sepanjang sembilan bulan pertama 2017, Telkomsel selaku entitas anak usaha berhasil meraup revenue, EBITDA dan net income secara berturut-turut sebesar Rp 69,53 triliun, Rp 40,85 triliun, dan Rp 23,30 triliun atau naik 9,2%, 10,0% dan 10,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2016.


Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen menuturkan di Kuartal III - 2017 ini, Telkomsel juga mengeluarkan biaya-biaya diluar depresiasi sebesar Rp 38,8 triliun, naik 8,3% dibandingkan periode sama pada 2016 sebesar Rp 35,8 triliun.


’Hingga akhir September 2017, Telkomsel telah membangun 23.158 BTS baru, sehingga total BTS yang beroperasi secara keseluruahan berjumlah 152.191 BTS dimana 66,9% diantaranya adalah BTS 3G/4G,’ kata dia di Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Penambahan BTS tersebut, kata dia  meningkat 22,6% dari 124.097 BTS di September 2016. Hingga saat ini, pelanggan Telkomsel tercatat mencapai 190,36 juta, dimana 40,5 juta diantaranya merupakan pelanggan 4G LTE. Saat ini Telkomsel telah melayani layanan 4G LTE di 489 kota di seluruh Indonesia.


Selain itu, pada 21 Oktober 2017, Telkomsel secara resmi dinyatakan memenangkan lelang spektrum frekuensi 2,3 GHz dan berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan spektrum tambahan tersebut untuk mendukung Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019. Investasi yang dilakukan Telkomsel dalam memperoleh tambahan spektrum menunjukkan komitmen Telkomsel menyediakan layanan broadband terbaik bagi seluruh pelanggan.


“Tambahan spektrum ini akan meningkatkan efisiensi belanja modal dan operasional, serta membuka peluang bisnis yang semakin besar untuk memperkuat posisi kami di industri,” jelas Harry M. Zen.