INDUSTRY.co.id -
Jakarta-PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) hingga September 2017, Capital Expenditure (Capex) TelkomGroup mencapai Rp 20,3 triliun. Belanja modal digunakan untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) guna mendukung Mobile Business serta menyelesaikan pembangunan akses dan infrastruktur backbone.
Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen menuturkan hal tersebut termasuk peluncuran satelit dan pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) akses internasional untuk mendukung Fixed Business. Pada 8 Agustus 2017, SKKL dari Indonesia (Manado) ke Amerika Serikat (Los Angeles) telah selesai dibangun.
“Capek Telkomgroup capai Rp20,3 triliun untuk belanja modal untuk BTS,Mobile business dan backbone,” kata dia di Jakarta, Kamis (26/10/2017).
Ia katakan, selesainya seluruh pembangunan SKKL fiber optik akses internasional yang menghubungkan Indonesia ke Eropa Barat melalui Jazirah Arab dan kabel laut dari Indonesia ke Amerika Serikat melalui Samudera Pasifik ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki posisi strategis serta berpotensi menjadi hub digital dan telekomunikasi dunia.
Harry berharap Telkom dapat meningkatkan kinerja pada kuartal berikutnya. Pencapaian Kuartal III ini menurutnya merupakan hasil dari kuatnya kinerja Perseroan pada periode sebelumnya. “Telkom berharap, momentum pertumbuhan tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal, ” pungkas Harry M. Zen.