INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pacific Asia Travel Association (PATA) hari ini, Rabu (26/10Aacar/2017) mngadakan diskusi forum bertajuk 'PATA Indonesia Youth Forum'. Acara ini hasil kerjasama PATA dan Presiden University serta Kementerian Pariwisata.

Advertisement

Acara tersebut dihaidiri kurang lebih 200 peserta dari Sekolah Menengah Umum (SMU), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), maupun dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

CEO PATA Chapter Indonesia, Purnomo mengatakan, kita setiap tahun mengadakan program seperti ini, selain untuk network kepada para pelaku pariwisata untuk bisa memotivasi para anak muda agar aware untuk bergerak di bidang pariwisata.

Advertisement

"Kegiatan ini sekaligus menjadi informasi yang cukup kepada para siswa SMU, SMK dan Perguruan Tinggi untuk bisa menjadi pilihan mereka untuk bekerja di bidang pariwisata," ujar Purnomo kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Rabu (26/10/2017).

Ia menambahkan, sektor pariwisata sudah menjadi unggulan dan menghasilkan devisa buat negara. Saat ini Wisatawan bertumbuh datang ke Indonesia. Oleh karena itu, kita juga mesti menyiapkan destinasi-destinasi baru. "Untuk menyiapkan itu semua tentu dibutuhkan SDM yang berkualitas. Kegiatan diskusi ini menjadi salah satu komunikasi kita untuk meperkenalkan kepada para adik-adik bahwa SDM dibidang pariwisata ini sedemikian luas," terang Purnomo.

Advertisement

Lebih lanjut, Purnomo berharap seiring dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa membuka peluang mereka dan kebutuhan tenaga kerja di bidang pariwisata indonesia bisa terserap dengan baik.

Menurutnya, pariwisata Indonesia sangat terbuka lebar, destinasi kita demikian beragam. Pemerintah sudah mulai melihat ini sebagai peluang yang besar. Oleh karena itu, pemerintah terus menyiapkan infrastruktur dengan baik. "Dengan infratruktur yang baik akan menarik wisatawan untuk berkunjung dan menumbuhkan perekonomian daerah," tambahnya.

Advertisement

Dalam tiga tahun terakhir, pemerintah terus fokus dalam pengembangan sektor pariwisata dengan menetapka 10 destinasi baru di Indonesia. Ini menjadi peluang kita bersama baik Kementerian dan Asosiasi sendiri untuk menarik wisatawan agar berkunjung ke 10 destinasi baru yang telah ditetapkan oleh pemerintah sekaligus menumbuhkan perekonomian daerah tersebut.

Purnomo mengungkapkan, tentunya kami dari asosiasi akan mengajak pemain-pemain biang pariwisata baik di bidang invetasi, perjalanan pariwisata agar selalu memasarkan Indnesia secara keseluruhan terutama di 10 destinasi baru ini agar memberikan manfaat yang lebih bagus. Indonesia tidak hanya Bali, akan ada destinasi baru yang akan menjadi traffic pariwisata baru," tutup Purnomo.