Industry.co.id-Jakarta-Pada perdagangan Kamis (26/10/2017) pola pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini telah berhasil menggeser rentang konsolidasi dengan support yang telah teruji kekuatannya. IHSG dalam rantang 5885 – 6037.
William Surya Wijaya mengatakan, keberhasilan melenggang di zona positif dan kembali menggapai resistance level baru dan kembali kembali terciptanya rekor tertinggi baru sepanjang masa, kembali memberikan bukti bahwa IHSG masih kokoh berada dalam jalur uptrend.
“Selain dari pada itu kita ingat dari sisi fundamental perekonomian yang terlihat dalam kondisi stabil dan terkendali hingga jelang berakhirnya bulan kesepuluh 2017, hari ini IHSG berpotensi melaju di zona hijau,” ujar dia di Jakarta, Kamis (26/10/2017).
Kemarin, IHSG (+1.23%) ditutup mencetak rekor tertinggi menguat 73.36 poin sebesar 6025.43 setelah optimisme saham-saham konstruksi dan produsen semen pada rekor goverment spending tahun 2018 yang telah disetujui sebesar 2221 T rupiah dengan perkiraan PDB tumbuh 5.4%. Indeks Industri dasar (+3.14%) dan Property Konstruksi (+2.11%) memimpin penguatan. Aksi beli investor asing pun terlihat dengan net buy 130.39 Miliar rupiah dengan saham BMRI dan UNTR menjadi yang terlaris.
Ia menyarankan pemodal untuk mencermati saham-saham berikut: ASII, PWON, TLKM, BBNI, MYOR, HMSP, WSBP, WTON, WIKA dan ADHI.