INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Pembangunan Perumahan Properti (PPRO) kinerja harga sahamnya diperkirakan akan menguat. Saham PPRO akan diuji di level 234.

“Kinerja saham PPRO cenderung menguat untuk menguji target pertama pada kisaran harga 234, dengan target tertinggi pada kisaran harga 325. Potensi tersebut disertai dengan kinerja saham PPRO yang berada pada trend reversal atau perbalikan arah menguat dan teritori support,” ujar Lucky Bayu Purnomo di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Ia menyebutkan kinerja saham PPRO, direkomendasi stockshoot saham PPRO, periode 4 September 2017 – 24 Oktober 2017 dengan resistance 3 di

217 dan support 1 di 201, sementara resistance 2 di 211. Adapun support 2 di 199,

resistance 1 di 207, support 3 di 193 dan pivot Point.

“Selama 52 minggu harga saham PPRO di level 191-372 dan harga terakhir 220,” katanya.

Diketahui, pada tahun ini, PPRO juga menaikkan target marketing sales dari Rp2,9 triliun menjadi Rp3,1 triliun. Sepanjang semester I/2017, PPRO mencatatkan marketing sales Rp1,5 triliun yang dominan ditopang oleeh penjualan produk apartemen.

Target laba bersih hingga akhir tahun mencapai Rp438 miliar. Dia optimis target laba yang direncanakan akan tercapai mengingat banyaknya proyek yang akan ground breaking pada Agustus 2017.