INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Rabu (25/10/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) biarpun konsolidasi namun memiliki potensi pergerakan naik.

William Surya Wijaya, analis Indosurya Sekuritas mengatakan IHSG dalam rentang  5872 – 5988. Perhatikan sembilan saham pilihan.

“IHSG terlihat masih bergerak wajar dalam rentang konsolidasi yang sehat, setelah kembali berhasil mencetak rekor tertinggi yang baru dalam pergerakan intraday, potensi pergerakan masih terlihat cukup besar untuk kembali mengalami kenaikan, capital inflow yang konsisten dan signifikan masih terus diharapkan untuk dapat kembali memberikan dorongan kuat untuk kenaikan IHSG dengan laju yang lebih kencang, hari ini IHSG berpotensi menguat,” ujar dia di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Kemarin, IHSG (+0.03%) ditutup menguat tipis +2.05 poin dilevel 5952.08 setelah bergerak cenderung menguat sejak sesi kedua. Sektor pertambangan (+2.94%) menguat sangat optimis dengan Saham ZINC (+24.48%), BYAN (+20%), HRUM (+2.58%) dan ADRO (+2.16%) menguat hingga akhir sesi perdagangan. Import batubara tiongkok meningkat menjadi outlook positif pada kinerja keuangan emiten tambang. Aksi net sell kembali terlihat sebesar 76.16 Miliar rupiah dengan Saham UNTR dan TLKM yang mengalami aksi jual.

Atas hal tersebut, ia menyuguhkan beberapa saham pilihan yaitu: WSBP, ADHI, TLKM, KLBF, PWON, ASRI, ASII, BBNI dan SMCB.