INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Rabu (25/10/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  diperkirakan masih akan bergerak cenderung terkonsolidasi menenkan dengan range pergerakan 5916-5974.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya APLN, ASII, JSMR, LSIP, ERAA.

“IHSG bergerak cenderung terkonsolidasi secara teknikal setelah ditutup penuh tekanan diakhir sesi perdagangan dari 0.3% hingga hanya tersisa 0.03%. Pola yang pulled back pada level upper bollinger bands terlihat cukup tajam dengan terkonsolidasinya indikator RSI dan Stochastic yang menahan laju percobaan trend positif,” kata dia di Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Kemarin, IHSG (+0.03%) ditutup menguat tipis +2.05 poin dilevel 5952.08 setelah bergerak cenderung menguat sejak sesi kedua. Sektor pertambangan (+2.94%) menguat sangat optimis dengan Saham ZINC (+24.48%), BYAN (+20%), HRUM (+2.58%) dan ADRO (+2.16%) menguat hingga akhir sesi perdagangan. Import batubara tiongkok meningkat menjadi outlook positif pada kinerja keuangan emiten tambang. Aksi net sell kembali terlihat sebesar 76.16 Miliar rupiah dengan Saham UNTR dan TLKM yang mengalami aksi jual.

Indeks saham di Eropa seperti Eurostoxx (+0.07%), FTSE (-0.04%), DAX (+0.09%) dan CAC (+0.16%) dibuka terkonsolidasi ditengah penguatan mayoritas indeks saham Asia dan terkoreksinya Indeks saham di AS. Investor terfokus pada prospek pertemuan ECB dan kejadian di Spanyol yang akan datang.

Indeks Nikkei (+0.50%), TOPIX (+0.67%), Shanghai (+0.73%) dan KOSPI (+0.02%) menguat sedangkan Indeks Hangseng (-0.53%) ditutup melemah. Presiden Xi Jinping mengkonsolidasikan kekuasaannya sebelum pembukaan pemimpin Partai Komunis di Politbiro dan Komite Tetap Tertinggi pada hari Rabu. Komposisi tersebut dapat menentukan langkah rencana reformasi Xi, mulai dari deleveraging hingga modernisasi militer. Saham di Shanghai menguat, sementara saham di Hong Kong turun.