INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Senin (23/10/2017) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak konsolidasi dalam rentang 5869 – 5968. Meskipun konsolidasi, IHSG masih dalam fase yang wajar.

“Paska rilis data suku bunga acuan, IHSG terlihat masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dalam mengawali pekan ini, potensi kenaikan masih terlihat cukup besar mengingat kondisi perekonomian secara fundamental masih terlihat cukup stabil dan terkendali,” ujar analis Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Pada penutuan IHSG Jumat (20/10/2017) IHSG (-0.32%) ditutup menguat 19.02 poin dilevel 5929.55 setelah menguat optimis sejak sesi pertama. Indeks Trading (-0.98%) memimpin pelemahan dengan saham HOME (-21.32%) dan MPPA (-7.87%).

Optimisme investor terhadap prospek rating hutang Indonesia menjadi pemicu penguatan diakhir pekan. Investor asing pun tercatat melakukan aksi beli pertama kali pada minggu ini sebesar 626.34 Miliar rupiah dengan saham BBRI yang memimpin aksi beli investor asing.

“Saat ini harapan terhadap capital inflow yang signifikan menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong kenaikan IHSG dalam waktu dekat dan capital inflow diharapkan dapat terus berlangsung konsistenn seperti yang telah terjadi dihari terakhir pekan lalu, hari ini IHSG berpotensi menguat,” katanya.

Ia menyodorkan beberapa saham pilihan yang dapat diakumulasi investor, yaitu: TLKM, UNVR, ICBP, HMSP, WSBP, INDF, PWON, ASRI, WIKA dan ADHI