INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Jumat (13/10/2017) diperkirakan pergerakan IHSG cukup terbatas dan menguji upper bollinger bands dengan range pergerakan 5896-5950.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat diperhatikan saat pergerakan IHSG terbatas, diantaranya BBNI, BBTN, EXCL, TLKM, WSKT, AGRO, BRPT, LPPF, SMBR.
"Secara teknikal IHSG terkonfirmasi rebound MA50 dan Whipsaw MA20 pada garis regresi. Indikator Stochastic golden-cross pada jenuh jual dengan momentum RSI yang kurang begitu mendukung," katanya di Jakarta, Jumat (14/10/2017).
Kemarin, IHSG (+0.74%) ditutup menguat 43.42 poin dilevel 5926.20 dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Sektor aneka industri (2.12%) memimpin penguatan diiringi sektor industri dasar (+1.53%), Infrastruktur (+1.46%), dan Keuangan (+1.27%).
Saham SRIL menguat 6% memimpin pergerakan saham aneka industri. Investor asing untuk pertama kalinya pada bulan ini melakukan aksi beli bersih sebesar 387.88 Miliar rupiah dengan saham BMRI (+1.49%) yang ramai menjadi incaran hingga tercatat net buy 148.37 Miliar rupiah.
Bursa saham di Eropa terkonsolidasi, Indeks Eurostoxx (-0.08%), FTSE (+0.08%), DAX (+0.06%) dan CAC (-0.14%) sedikit berubah. Investor beralih ke Obligasi menanti pertemuan the Fed dan tekanan perdana mentri Spanyol pada separatis Catalan hingga mayoritas ekuitas di Spanyol tertekan. Sentimen selanjutnya akan ramai dari oleh data komposisi neraca perdagangan di Tiongkok, Pertemuan IMF dan Indeks harga produsen di AS.
Ditutup menguat mayoritas indeks saham di Asia optimis. Indeks Nikkei (+0.35%), TOPIX (+0.20%), HangSeng (+0.24%), Shanghai (+0.26%) dan Kospi (+0.68%) ditutup pada zona positif. Harga minyak kembali diatas $50 per barrel akibat sentimen penurunan stok minyak untuk pertama kalinya pada tahun ini.