INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Harjanto mengatakan, dalam pertemuan dengan JICA, Menperin menawarkan beberapa kawasan industri di Indonesia yang bisa diisi oleh para pelaku usaha Negeri Sakuka.

Advertisement

"Misalnya di Jawa Timur, ada kawasan industri yang tersedia copper smelter, industri baja, aluminium dan sebagainya," kata Harjanto di Jakarta (11/10/2017).

Ia menambahkan, Pak Menteri berharap bahwasmall medium industriesdari Jepang juga bisa masuk ke kawasan di Jawa Timur. "Jadi, nantinya cluster dari industri Jepang di Jawa Timur untuk orientasi ekspor," jelasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Menteri Airlangga berharap keberadaan kawasan Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur dapat menarik investasi beberapa industri turunan dari sektor petrokimia, stainless steel, baja, oleokimia, otomotif, dan nikel.

Selain itu, JIIPE didorong untuk bisa menampung investasi industri farmasi serta makanan dan minuman, terutama di sektor hulu dan menengah. "Harapannya komoditas seperti nikel dari Kawasan Industri Morowali dapat diolah kembali oleh salah satu manufaktur yang berada di JIIPE," ujarnya.

Advertisement

Selama ini, Kemenperin fokus melaksanakan program hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah bahan baku di dalam negeri dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah banyak.

Advertisement