INDUSTRY.co.id - Jakarta-Tidak hanya Candi Borobudur yang diajukan sebagai Memory of the World atau sebagai ingatan kolektif dunia, ada empat arsip yang sudah diajukan oleh Balai Konservasi Borobudur.
Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Najamudin Ramly, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Tahun 2016 lalu, kami usulkan empat arsip selain Borobudur, yang terdiri dari Arsip Gerakan Non Blok, Arsip Cerita Panji dan Museum Tsunami, Aceh. Karena modal semangat maka inilah yang kami ajukan keempat nominasi tersebut ke UNESCO," kata Ramly, Selasa (10/10/2017)
Tujuannya, tambah dia untuk menjadikan dokumen atau arsip tersebut dapat lebih dikenal dan meningkatkan kesadaran untuk pelestariannya.
"Manfaat lainnya yakni bagi publik, karena dengan melihat dan mengetahui arsip tersebut dapat menambahkan nilai sejarah dan pengakuan dari unesco nantinya akan kita lestarikan dan kita pertanggung jawabkan,"
Selain itu, menurut Marsis Sutopo selaku Kepala Balai Konsrervasi Borobudur, mengatakan, "Nanti akan diadakan sidang oleh Unesco, yang nantinya akan diumumkan pada sekitar tanggal 27 Oktober 2017 atau 3 November 2017 mendatang," imbuhnya, Marsi