INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Nusa Kontruksi Enginering Tbk menyatakan proyek swasta dan pemerintah yang digarap hingga saat ini porsinya hampir mendekati 50:50, namun akan bergeser sesuai mana yang akan terlebh dahulu dimenangi tendernya. Proyek infrastruktur menjadi perhatian DGIK dalam mendulang pendapatan.
Sekretaris Perusahaan PT Nusa Kontruksi Enginering Tbk (GDIK) Johan Halim mengungkapkan proyek yang dibangun pihaknya tidaak hanya infrastruktur namun juga membangun building di beberapa tempat.
“Infrastruktur dari tahun ketahun ada pergeseran yang dilihat membesar porsinya, namun itu semua tergantung tender karena semuanya masih berjalan di sisa menjelang akhir tahun,” kata dia di Jakarta, Kamis (5/10/2017).
Ia menjelaskan porsi proyek pemerintah mulai bertambah hingga kini hampir mencapai 49% dari tahun lalu yang hanya 43% dan sisanya proyek dari swasta dari kontrak yang direncanakan Rp2,5 triliun namun baru mecapai Rp1,53 triliun. “Sisa beberapa bulan ini akan dicapai namun ada revisi target kontrak sampai akhr tahun hanya Rp2 triliun dari rencana Rp2,5 triliun,” katanya.