INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Kamis (5/10/2017), Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini masih terus bergerak menggeser rentang konsolidasi di tengah capital outflow yang masih terus berlangsung. Sembilan saham pilihan direkomondasikan ke para investor.

“Rekor rekor baru tertinggi sepanjang masa terus diukir dalam perjalanan naik IHSG, sedangkan penantian terhadap capital inflow yang signifikan masih terus diharapkan untuk kembali dapat membooster pergerakan IHSG ke arah yang lebih baik lagi, rilis data perekonomian tentang indeks kepercayaan konsumen akan turut mewarnai pergerakan IHSG hari ini, potensi terjadinya penguatan masih terlihat pada IHSG saat ini,” ujar William Surya Wijaya, Analis Indosurya Sekuritas di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Kemarin, IHSG (+0.20%) ditutup menguat 12.02 poin dilevel 5951.47 dengan sektor pertambangan (1.52%) yang kembali memimpin penguatan diiringi sektor pertanian (+1.09%) dan Property (+0.65%). Pandangan investor mengenai prospek emiten pertambangan setelah kebijakan pemerintah mengenai tarif pajak penghasilan penambang cukup optimis. 

Investor asing kembali tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar 264.94 Miliar rupiah disaat level IHSG saat ini kembali pada posisi tertinggi. Saham BBCA (-0.12%) dan TLKM (0.00%) yang mengalai aksi jual cukup besar oleh investor asing.

Ia menyodorkan saham-saham pilihan yag dapat diakuulasi pemodal yaitu WTON, WIKA, WSBP, KLBF, UNVR, MYOR,  SMCB, BBNI dan  MAIN.