INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdangan Kamis (5/10/2017) diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak cenderung terkonsolidasi tertekan hingga ditutup melemah dengan range pergerakan 5910-5967. 

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AALI, ASRI, BBTN, BWPT, JSMR, WIKA, BRPT, TINS.

 "Pergerakan IHSG cukup optimis secara teknikal kembali berhasil break out level resistance (5950). Peluang penguatan IHSG hingga level 5980 cukup berat melihat pola yang terbentuk hari ini pada candlesticknya memiliki pola northern star dengan indikasi reversal. Indikator Stochastic mulai tertahan pada area dekat osilator jenuh beli sehingga," kata dia di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Kemarin, IHSG (+0.20%) ditutup menguat 12.02 poin dilevel 5951.47 dengan sektor pertambangan (1.52%) yang kembali memimpin penguatan diiringi sektor pertanian (+1.09%) dan Property (+0.65%). Pandangan investor mengenai prospek emiten pertambangan setelah kebijakan pemerintah mengenai tarif pajak penghasilan penambang cukup optimis. 

Investor asing kembali tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar 264.94 Miliar rupiah disaat level IHSG saat ini kembali pada posisi tertinggi. Saham BBCA (-0.12%) dan TLKM (0.00%) yang mengalai aksi jual cukup besar oleh investor asing.

Indeks Eurostoxx (-0.47%), FTSE (-0.12%) dan DAX (+0.0) dibuka cenderung pesimis setelah sebelumnya menguat akibat data ekonomi menunjukan ekonomi kawasan Euro meningkat pada bulan September dimana Indeks kinerja sektor jasa naik 55.8 dari 55.6 sedangkan penjualan ritel turun berkontraksi dengan ekspektasi -0.5% dari -0.3%. Sentimen selanjutnya dari Asia masih cenderung sepi melihat bursa saham Shanghai masih ditutup dan investor akan melihat hasil pidato ECB pada kebijakan moneternya di siang hari.