INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta (4/10/2017).
"Asmindo sebagai wadah yang didirikan oleh dan untuk para pelaku usaha industri permebelan dan kerajinan di Indonesia, maka bertanggung jawab untuk membina dan mengembangkan kerjasama yang serasi, mendorong pemerataan kesempatan berusaha dan ikut serta melaksanakan pembangunan nasional di bidang ekonomi," ujar Airlangga.
Sekedar informasi, Pada 17-18 Mei 2017 di Solo, Jawa Tengah, Asosiasi Industri permebelan dan kerajinan Indonesia (asmindo) menyelenggarakan musyawarah nasional luar biasa. Atas terbentuknya kepengurusan baru tersebut
Kementerian Perindustrian bersama pelaku usaha tengah menyusun rencana aksi dalam upaya memacu kinerja industri mebel dan kerajinan nasional agar mampu tumbuh dan berdaya saing. Industri ini merupakan salah satu sektor yang tengah diprioritaskan pengembangannya karena padat karya dan berorientasi ekspor.
"Kami akan memfasilitasi pembentukan pusat bahan baku untuk memenuhi kebutuhan produksi industri mebel dan kerajinan dalam negeri," Kata Airlangga beberapa waktu lalu.
Produk mebel Indonesia semakin diakui pasar dunia. Pertumbuhan industri mebel dan kayu mencapai angka tujuh persen. Khusus di Asia, permintaan terhadap produk kerajinan dan mebel buatan pengrajin asal Indonesia meningkat pesat. Kondisi ini didorong peningkatan kualitas dan sosialisasi para pengrajin di pameran regional dan internasional.
Oleh karena itu, Airlangga menekankan kepada pelaku industri mebel dan kerajinan nasional agar terus kreatif dan berinovasi sehingga bisa meningkatkan nilai tambah produk dan memenuhi selera pasar saat ini. "Tahun 2017, kami menargetkan nilai ekspor bisa mencapai USD2 miliar. Kami terus berupaya untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif," tegasnya,