INDUSTRY.co.id, Jakarta - Terkenal dengan sebagai kota santri, Tasikmalaya bulan Oktober ini akan menggelar serangkaian festival yang bertajuk Tasikmalaya October Festival (ToF) 2017. Kegiatan ini akan digelar pada tanggal 14 hingga 17 Oktober 2017 mendatang.
Perhelatan ini sudah diselenggarakan sejak empat tahun dan juga untuk merayakan HUT Tasikmalaya yang ke-16 dengan mengusung tema 'Tasikmalaya Untuk Semua'.
Menurut Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, "Berkaitan dengan festival ini, Tasikmalaya mempunyai program unggulan salah satunya dengan menjadikan Kota Perdagangan pada tahun 2025 di Jawa Barat," ujarnya di Balairung Soesilo Soredarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (4/10/2017).
Selain itu, Ia menjelaskan, perkembangan industri Tasikmalaya ada 10 industri unggulan, seperiti bordir, batik, payung gelis, sandang, olahan kuliner. "Jadi, Kita fokus untuk mendorong 4.500 ribu UMKM di Tasikmalaya yang memang bergerak di bidang industri kreatif dan kuliner. Untuk Wisatawan, kita dorong mereka bisa belanja ke Tasikmalaya," katanya.
Untuk mendorong kesiapan akan menjadi Kota Perdagangan tentunya disiapkan juga infrastruktur yang baik.
Makanya, tambah Dia, infrastruktur itu menjadi penting dan kita dorong. Lalu, masuknya tol Bandung ke Tasikmalaya dan itu sudah disiapkan masuk dalam daftar rencana pembangunan dari BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol Nasional). "Mudah-mudahan, ada lima kegiatan penting dari ToF ini, dan akan menigkatkan gairah industri pariwisata, serta kuliner dan mendongkrak nilai-nilai budaya jadi unggulan wisata Tasikmalaya," lanjutnya.
Sementara, Menteri Pariwisata, Arief Yahya menilai Tasikmalaya memiliki nilai jual dikedua aspek yaitu Kota Perdagangan dan sebagai Kota Pariwisata.
"Itulah pilihan yang tepat, Tasik kuat dengan ekonomi kreatifnya. Ada bordir, payung gelis juga, bajunya bagus, fesyennya juga bagus. Kalau mau kembangan tariannya bagus, juga engga ndeso. Tapi, kalau mau lebih bagus, desainernya tingkat nasional," kata Menpar.
Lanjut Budi, ada dua pilihan oleh pak menteri, yaitu kota perdagangan dan menjadi Kota pariwisata, dan itu bisa dua duanya, dan mungkin tidak bisa dipisahkan.
"Kalau misalkan kita jadi kota perdagangan sangat memungkinkan, karena kita merupakan terpusat di wilayah priyangan timur dan sudah ditetapkan sebagai pusat pengembangan wilayah priyangan timur oleh provinsi Jawa Barat dan ini akan menjadi modal yang sangat kuat untuk mendorong pertumbuhan di Tasikamalaya." pungkasnya, Budi Budiman.
Event ToF 2017 terdiri sejumlah kegiatan atau event unggulan antara lain, Pameran Produk Kreatif (Tasik Kreative Festival), Pameran Produk Kuliner (Tasik Halal Culinary Festival), Talk Show Kerjasama Pengembangan Investasi (Tasik Investment Expo and Conference), Parade Budaya / Carnaval Budaya (Tasik Culture Festival), Tasikmalaya Great Sale, dan pekan diskon di semua toko yang berpartisipasi.