INDUSTRY.co.id -Jakarta-Pada perdagangan Selasa (3/10/2017), Ideks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurut analis Indosurya pergerakan IHSG masih terlihat akan menguji support yang disinyalir masih akan kuat bertahan. IHSG akan bergerak dalam range 5838-5945.
“Potensi penguatan masih terlihat cukup besar dengan target reisistance level yang berpeluang untuk diraih dalam beberapa waktu mendatang mengingat data perekonomian terlansir masih menunjukkan bahwa fundamental perekonomian negara berada dalam kondisi stabil, hari ini IHSG berptoensi menguat,” ujar William Surya Wijaya, Vice President Research Department
Indosurya Sekuritas di Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Kemarin, IHSG (+0.22%) ditutup menguat +13.17 poin dilevel 5914.03 diawal pekan dan berhasil mematahkan level tertinggi tahun ini. Indeks konsumer (+1.45%) menjadi pendorong penguatan dengan UNVR (+2.40%) dan HMSP (+2.33%) menguat diatas 2% hingga akhir sesi.
Data tingkat inflasi bulanan rilis dilevel 0.13% dari -0.07% dan Tahunan 3.72% dari 3.82% yang lebih rendah dari ekspektasi sebesar 3.9% menjadi faktor optimisme investor. Investor asing tercatat net sell cukup tinggi pada pasar nego sebesar 1.64 triliun rupiah.
Ia menyodorkan beberapa saham yang layak dilirik oleh invstor, yaitu: WSBP, PGAS, TLKM, WIKA, WTON, MAIN, SMCB, BBNI dan JSMR.