INDUSTRY.co.id - Pada perdagangan Selasa (3/10/2017), diperkirakan Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) bergerak cenderung terkonsolidasi tertahan dengan range pergerakan 5876-5935. Tujuh saham pilihan dapat jadi bahan pertimbangan investor.
Anlis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya AALI, ANTM, ASRI, JSMR, LSIP, BRPT, PTPP.
“Pergerakan IHSG secara teknikal terlihat melompat dan berhasil menguji level upper bollinger bands meskipun ditutup lebih rendah dari harga open hingga candlestick membentuk pola bearish counter attack pada perdagangan diawal pekan. Indikasi tertahan pada level tertinggi menjadi prospek pergerakan selanjutnya cenderung menekan. Indikator RSI bergerak menjenuh meskipun berada pada middle oscillator,” ujar dia di Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Kemarin, IHSG (+0.22%) ditutup menguat +13.17 poin dilevel 5914.03 diawal pekan dan berhasil mematahkan level tertinggi tahun ini. Indeks konsumer (+1.45%) menjadi pendorong penguatan dengan UNVR (+2.40%) dan HMSP (+2.33%) menguat diatas 2% hingga akhir sesi.
Data tingkat inflasi bulanan rilis dilevel 0.13% dari -0.07% dan Tahunan 3.72% dari 3.82% yang lebih rendah dari ekspektasi sebesar 3.9% menjadi faktor optimisme investor. Investor asing tercatat net sell cukup tinggi pada pasar nego sebesar 1.64 triliun rupiah.
Indeks saham Nikkei (+0.22%) dan Topix (-0.07%) terkonsolidasi setelah Survei Tankan triwulan Bank of Japan menunjukkan bahwa produsen besar jepang paling percaya diri dalam satu dekade. Sedangkan Indeks Hang Seng (+0.48%), Shanghai (+0.37%) dan Kospi (+0.90%) ditutup menguat cukup optimis. Investor berspekulasi pada stimulus di Tiongkok melihat pertumbuhan ekonomi yang melambat.
Bursa saham di Eropa dibuka naik tertahan disaat investor mempertimbangkan prospek pemotongan pajak di AS. Ketegangan politik spanyol mengirim nilai tukar Euro melemah.