INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Rabu (27/9/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pergerakan yang cenderung mixed, kembali tertekan menjadi perkiraan dengan range pergerakan 5844-5895.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya AALI, CPIN, DILD, EXCL, INCO, JSMR, UNTR, KAEF.

“Secara teknikal IHSG mematahkan support MA5 dan melakukan pengujian pada support MA50 serta uptrend jangka panjang. Indikator stochastic memberikan signal kuat dalam pergerakan bearish dari area jenuh beli serta Indikator RSI bergerak cukup curam menguji support MA14 dari momentumnya,” kata dia di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Pada perdagangan Selasa (26/9/2017), IHSG (-0.52%) ditutup turun 30.65 poin dilevel 5863.96 dengan Indeks sektor konsumsi (-1.39%), Pertambangan (-1.33%) dan Property (-0.90%) menjadi trigger pelemahan IHSG. Saham RMBA (+23.33%), GGRM (-2.20%) dan HMSP (-1.53%) ditutup turun memimpin pelemahan saham sektor konsumsi. investor asing pun tercatat net sell 175.59 Miliar rupiah.

Bursa saham eropa dibuka konsolidasi dimana Eurostox (+0.08%), FTSE (-0.08%) dan DAX (+0.24%). Konservatifnya investor terhadap aset beresiko membuat perdagangan cenderung terkonsolidasi. Investor terlihat mencerna katalis kebijakan guna mengimbangi prospek setelah pemilihan di Jerman.

Indeks Nikkei (-0.33%), Topix (+0.01%), Hangseng (+0.05%), Shanghai (+0.08%) dan Kospi (-0.26%) ditutup mayoritas terkonsolidasi. Investor menimbang katalis geopolitik dan kebijakan bank sentral. Saham properti di tiongkok terkonsolidasi setelah mengalami aksi jual pada awal pekan.