Tumbuh Positif, Ekspor TPT Naik 2,71 Persen Pada Semester I 2017

Oleh : Hariyanto | Selasa, 26 September 2017 - 18:53 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika melakukan kunjungan kerja di PT Delami Garment Industries
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika melakukan kunjungan kerja di PT Delami Garment Industries

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional terus menunjukkan kinerja positif baik di pasar domestik maupun ekspor. Pada semester I tahun 2017, laju pertumbuhan dari sektor padat karya berorientasi ekspor ini mengalami peningkatan sebesar 1,92% (YoY) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya minus 0,13%.

“Selain itu, ekspor TPT juga mengalami kenaikan 2,71% sehingga menjadi US$ 7,12 miliar sampai dengan Juli 2017,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika melakukan kunjungan kerja di PT Delami Garment Industries, Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/9/2017).

Kementerian Perindustrian memproyeksikan, hingga akhir tahun 2017 ekspor TPT akan mencapai US$12,09 miliar dan pada tahun 2019 ditargetkan sebesar US$ 15 miliar.

“Peningkatan ekspor dan pasar domestik yang mulai menggeliat ini, ditandai dengan naiknya utilisasi produksi dari industri dalam negeri,” ujar Airlangga.

Di samping itu, guna meningkatkan daya saing dan produktivitas di sektor strategis ini, pemerintah tengah berupaya untuk mempermudah akses logistik dan menguatkan branding lokal.

“Saat ini, industri TPT kita sudah terintegrasi, 90 persen sudah diproduksi di dalam negeri. Untuk itu, peningkatan nilai tambah di Indonesia juga penting untuk memenuhi pasar domestik, selain ekspor,” tuturnya.

Dalam upaya melindungi merek nasional, Pemerintah Indonesia menggandeng Organisasi Hak Kekayaan atas Intelektual Dunia (World Intellectual Property Organizational/WIPO). Dalam hal ini, pemerintah akan segera mengesahkan keikutsertaan Indonesia dalam Protokol Madrid, yakni protokol tentang sistem pendaftaran hak intelektual internasional.

Menperin juga menilai, industri TPT memiliki potensi yang besar untuk tumbuh dan berkembang pada masa depan. Oleh karena itu, berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) pada 2015-2035, sektor ini diprioritaskan dalam pengembangannya agar mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Saat ini, industri TPT yang beroperasi di Indonesia telah terintegrasi dengan klasifikasi dalam tiga area. Pertama, sektor hulu yang didominasi menghasilkan produk fiber. Kedua, sektor antara, perusahaan-perusahaan yang proses produksinya meliputi spinning, knitting, weaving, dyeing, printing dan finishing. Ketiga, sektor hilir berupa pabrik garmen dan produk tekstil lainnya.

Berdasarkan data United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-9 di dunia untuk Manufacturing Value Added. Posisi ini sejajar dengan Brazil dan Inggris, bahkan lebih tinggi dari Rusia, Australia, dan negara ASEAN lainnya. Oleh karenanya, Kemenperin terus memacu hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Groundbreaking Mazenta Residence Bintaro (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 07 Juli 2022 - 18:20 WIB

Gelar Groundbreaking, Mazenta Residence Bintaro Sukses Tarik Minat Konsumen

PT Serpong Bangun Cipta melalui Cipta Harmoni Lestari (CHL) yang merupakan anak perusahaan Harita Group menggelar 'Groundbreaking' proyek residensial terbarunya yaitu 'Mazenta Residence Bintaro'.

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…