INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pengisian uang elektronik Bank Syariah Mandiri (BSM) yang merupakan co branding dengan induknya, belum menyentuh Cabang Mandiri Syariah pedesaan,karena itu hanya terdapat di kota-kota besar di Indonesia.
BSM mempunyai target penyebaran e money mencapai 25 ribu kartu, hingga kini telah mencapai 18 ribu kartu. “Insya Allah, kami akan terus meningkatkan dan memberikan solusi terbaik dalam layanan perbankan syariah kepada nasabah termasuk dalam layanan transaksi non tunai” kata Direktur Distribution & Services Mandiri Syariah Edwin Dwidjajanto akhir pekan di Jakarta.
Dengan e-money, lanjut Edwin, nasabah bank syariah pelat merah ini dapat melakukan pembayaran di seluruh merchant yang telah bekerja sama, seperti pembayaran tol, tiket Transjakarta, tiket Commuterline, pembayaran parkir, belanja di berbagai merchant, dll.
Untuk pengisian ulang, pemegang e-money dapat melakukannya di seluruh sarana isi ulang Mandiri e-money, cabang Mandiri Syariah atau merchant retail yang telah bekerja sama, baik secara tunai ataupun menggunakan kartu debit Mandiri dan kartu debit Mandiri Syariah.
Mandiri Syariah, lanjut Edwin, akan terus berkontribusi menciptakan cashless society di Indonesia salah satunya melalui sosialisasi e-money sebagai alat pembayaran yang praktis, efisien dan aman.