INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Rabu (13/9/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak mixed menguat tertahan pada range pergerakan 5850-5916.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan atas pola IHSG yang akan mixed sehingga saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya LPKR, PGAS, SMRA, WSKT, PWON.

“IHSG bergerak terkonsolidasi bertahan pada level MA20 setelah sebelumnya berhasil break out menguat. Posisi upper bollinger bands menyempit memberikan signal pergerakan yang mulai terbatas pada level saat ini. Indikator Stochastic pun bergerak jenuh pada osilator jenuh beli,” kata dia di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

IHSG (+0.01%) ditutup menguat tipis 0.49 pada level 5872.38 setelah sempat menguat pada sesi pertama. Upaya-upaya pemerintah dalam menambah RAPBN seperti terus menekan subsidi listri dan BBM hingga melakukan pengembangan instrumen pendanaan baru pada Infrastruktur menandakan kondisi APBN yang kian menyempit dari kebutuhan pembangunan yang ada.

 Indeks sektor property-konstruksi (1.50%) menjadi penekan terbesar IHSG sedangkan Indeks pertanian (+1.19%) menguat mampu penahan hingga terkonsolidasi pada zona positif. Investor asing pun tercatat net sell 399.54 Miliar rupiah.

Mayoritas indeks saham di Asia menguat mengikuti lonjakan optimis pada indeks saham Nikkei (+1.18%) dan TOPIX (+0.94%) sejak awal sesi perdagangan. Pelemahan yang cukup signifikan dari Yen dan Harga emas menjadi faktor utama. PBB yang memberikan sanksi pada korea utara karena telah melakukan uji coba rudal dan nuklir terbaru mampu menurunkan tensi kekhawatiran geopolitik di Bursa saham Asia.

Indeks Eurostoxx (+0.48%), FTSE (-0.12%) dan DAX (+0.52%) dibuka cukup optimis hingga menuju penguatan terpanjang dalam lima bulan. Nilai tukar Poundsterling melonjak seiring inflasi di Inggris tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Sentimen selanjutnya dari dalam negeri Investor akan merefleksikan data pertumbuhan pinjaman dan penjualan motor. Sedangkan sentimen global investor akan menanti data tingkat inflasi di negara zona Eropa dan AS