INDUSTRY.co.id -Jakarta-Pada perdagangan Selasa (12/9/2017) diperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selanjutnya masih berpeluang positif dengan range pergerakan 5833-5916.

“Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak positif setelah berhasil mematahkan resistance MA20. Pergerakan rebound menguji level tertinggi tahun ini (5916) memiliki probabilitas cukup tinggi. Indikator pendukung seperti Stochastic bergerak menguat menuju overbought dengan Indikator RSI yang mencoba break out MA14 dari pergerakan momentumnya menuju level osillator 70,” ujar analis Relince Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya AALI, ASII, CPIN, LPKR, RALS, SMRA, PTPP, PWON, TINS.

IHSG (+0.25%) menguat tipis 14.76 poin dilevel 5871.88 dengan volume yang relatif moderate. Indeks sektor infrastruktur (-0.16%) dan Trading (-0.17%) menjadi penahan penguatan IHSG ditengah mayoritas bursa saham di Asia optimis.

Sedangkan sektor pertanian (+1.39%) dan Sektor property (+1.41%) memimpin penguatan. aksi jual investor asing diawal pekan cukup tinggi dimana terjadi net sell pada pasa reguler (425.82 Miliar) dan pasar nego (189.79 Miliar) sehingga total aksi jual investor asing net sebesar 615.61 Miliar rupiah. Data penjualan eceran lebih rendah dari perkiraan melambat hingga -3.3% dari 6.3% diperiode sebelumnya menjadi faktor utama penahan disaat data cadangan devisa naik diatas harapan $128.8 Miliar dari $127.8 Miliar.

Indeks saham Hangseng (+1.04%), Nikkei (+1.41%), Topix (+1.17%) dan Kospi (+0.66%) memimpin penguatan optimis mayoritas saham di Asia. Yen (-0.6%) dan Emas (-0.7%) turun mengawali aksi profit taking pada asset haven setelah menjadi primadona ditengah ketegangan geopolitik pekan lalu.

Indeks Eurostoxx (+1.20%), FTSE (+0.69%) dan DAX (+1.11%) dibuka sangat optimis seiring seluruh saham utama dihampir setiap sektor menguat berkorelasi dengan harga asset haven. Meredanya kekhawatiran geopolitik menjadi faktor utama.