INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Direktur Utama sekaligus pengendali PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA), Gafur Sulistyo Umar, mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan. Transaksi tersebut dilakukan pada Selasa (3/11/2026).

Dalam keterbukaan informasi, Gafur tercatat melakukan aksi jual sebanyak 22.849.400 lembar saham OASA atau setara -0,36 persen. Transaksi tersebut ditaksir bernilai Rp 3,70 miliar berdasarkan data KSEI.

Dalam keterbukaan informasi tersebut juga disebutkan, penjualan dilakukan di harga Rp 165 per saham dengan total nilai Rp 3,77 miliar.

Adapun ttujuan transaksi adalah untuk realokasi investasi dengan kepemilikan saham langsung.

Pasca transaksi, kepemilikan Gafur berkurang dari 1.951.889.793 lembar saham (30,7519 persen) menjadi 1.929.040.393 lembar saham (30,3919 persen). Meski berkurang, ia tetap menjadi pengendali perseroan dengan kepemilikan di atas 30 persen.

Aksi jual ini terjadi di tengah kinerja keuangan OASA yang masih tertekan. Berdasarkan Laporan Keuangan Interim yang Tidak Diaudit per 9M26 yang disampaikan pada 30 Oktober 2026, OASA membukukan rugi bersih yang melebar 289,94 persen secara tahunan (YoY).

Rugi bersih perseroan meningkat dari Rp 13,32 miliar menjadi Rp 51,94 miliar. Di sisi lain, pendapatan turun 70,82 persen menjadi Rp 8,94 miliar.

Pembengkakan rugi tersebut terutama dipicu beban umum dan administrasi yang naik 71,52 persen mencapai Rp 51,21 miliar. Akibatnya, margin laba bersih turun dari -43,46 persen menjadi -580,83 persen, sementara laba kotor turun 68,84 persen menjadi Rp 1,61 miliar.

Di pasar, saham OASA terpantau melemah. Pada perdagangan yang terekam di aplikasi Stockbit, saham OASA berada di level Rp 158, turun Rp 2 atau -1,25 persen.