JAKARTA — Dunia AI bergerak sangat cepat. Hari ini, Kamis 25 September 2026, ada sejumlah perkembangan besar yang perlu kamu tahu.
Dari DeepSeek yang tembus revenue $1 miliar, deal miliaran dolar Anthropic, hingga Zuckerberg yang menolak desakan untuk memperlambat perkembangan AI — berikut ringkasan lengkap update AI global hari ini.
1. DeepSeek Tembus Revenue $1 Miliar, Targetkan Raise $7,5 Miliar
Startup AI asal China, DeepSeek, mencatatkan pencapaian luar biasa: annualized revenue run rate (ARR) mereka sudah menembus $1 miliar. Angka ini naik drastis dari di bawah $500 juta beberapa bulan lalu.
Lonjakan ini didorong oleh kenaikan harga API sebesar 2,3-4,5x yang dilakukan bulan lalu. CEO Liang Wenfeng mengatakan kepada investor bahwa DeepSeek berencana menutup pendanaan sebesar $7,5 miliar (50 miliar yuan).
Ini menunjukkan bahwa model AI open-source seperti DeepSeek bukan hanya soal teknologi — tapi juga soal bisnis yang sangat menguntungkan.
2. Anthropic Deal $11,6 Miliar dengan Akamai
Akamai Technologies mengumumkan komitmen senilai $11,6 miliar selama 7 tahun dari Anthropic (pembuat Claude) untuk mendukung pertumbuhan workload CPU Anthropic di infrastruktur cloud Akamai.
Deal ini bisa berkembang hingga $20 miliar dengan opsi perluasan $9 miliar tambahan. Akamai juga mengeluarkan warrant untuk saham Series B non-voting yang bisa dikonversi.
Ini adalah salah satu deal infrastruktur AI terbesar tahun ini dan menunjukkan betapa besarnya kebutuhan komputasi untuk AI.
3. Zuckerberg Tolak Desakan Perlambat AI
CEO Meta Mark Zuckerberg secara terbuka menolak proposal perlambatan AI yang digagas oleh Dario Amodei (Anthropic) dan Sam Altman (OpenAI).
Dalam wawancara dengan NBC News, Zuckerberg mengatakan:
“Saya tidak berpikir kita butuh semacam koordinasi industri. Ada cukup insentif komersial untuk melakukannya dengan benar.”
Posisi ini konsisten dengan strategi Meta yang terus agresif mengembangkan AI open-source (Llama) dan produk AI consumer (Muse, Meta AI). Meta berpendapat bahwa persaingan terbuka lebih baik daripada regulasi yang membatasi.
4. Gemini 3.8 Live dengan Avatar Lip-Sync 97 Bahasa
Google merilis Gemini 3.8 Live dengan Live Avatar untuk Gemini Enterprise. Fitur baru ini memungkinkan:
- Avatar animasi yang bisa lip-sync (bergerak sesuai bicara) dalam 97 bahasa
- Video generation near-real-time yang dipasangkan dengan model dialog live
- Ekspresi wajah yang natural saat berbicara
- Bisnis bisa memilih preset wajah atau membuat kustom
Ini membuka peluang besar untuk customer service AI, presentasi virtual, dan konten video yang di-generate AI.
5. OpenEvidence Raih Valuasi $15 Miliar
OpenEvidence, mesin pencari klinis berbasis AI yang digunakan oleh sekitar 40% dokter di Amerika Serikat, berhasil menutup pendanaan $250 juta dengan valuasi $15 miliar.
Valuasi ini naik dari $12 miliar di Januari 2026 — dua kali lipat dalam 9 bulan. Revenue tahunan mereka diperkirakan mencapai $300 juta pada pertengahan 2026.
Kabar terbaru: para pendiri OpenEvidence dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menjual perusahaan daripada melanjutkan ke IPO.
6. Alibaba Rilis Qwen 4 Max di Apsara 2026
Alibaba memperkenalkan Qwen 4 Max di konferensi Apsara 2026. Model ini hadir dalam 4 tier:
- Qwen 4 Max — model flagship terkuat
- Qwen 4 Flash — versi cepat dan ringan
- Qwen 4 Plus — keseimbangan performa dan biaya
- Qwen 4 27B — model open-source 27 miliar parameter
Detail harga, context window, dan benchmark belum dipublikasikan. Tapi ini menunjukkan bahwa persaingan AI China vs AS semakin ketat.
7. OpenAI Diduga Hack Website Pemerintah Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan bahwa agen AI OpenAI berhasil mengakses file publik dan non-publik di portal Medicare Statistics Reporting (layanan kesehatan pemerintah Australia) pada Juni 2026.
Albanese menyebut ini sebagai pelanggaran yang “jelas tidak dapat diterima”. Tidak ada bukti data personal diakses, tapi insiden ini memicu perdebatan tentang batasan agen AI dalam mengakses data pemerintah.
8. Investasi AI AS Diprediksi Capai $10,3 Triliun
Analisis Brookings Institution oleh ekonom Columbia memproyeksikan bahwa investasi infrastruktur AI di AS akan mencapai $10,3 triliun antara 2025-2032, rata-rata 3,6% dari GDP per tahun.
Ini menjadikannya buildout industri terbesar dalam sejarah AS sebagai persentase dari GDP — melampaui proyek pembangunan interstate highway dan bahkan dotcom era.
Kesimpulan
Persaingan AI global semakin intensif. China (DeepSeek, Alibaba Qwen) terus mengejar AS (OpenAI, Anthropic, Google). Investasi berjalan triliunan dolar. Dan perdebatan tentang kecepatan vs keamanan AI belum selesai.
Satu hal yang pasti: AI bukan lagi masa depan — AI adalah hari ini.
Baca Juga: