INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pertumbuhan pembiayaan Adira Finance tumbuh jauh dari rencana awal yang akan double digit. Adira Finance harus gigit jari lantaran situasi yang tidak memungkinkan menggapai mimpi tersebut.
Angan menggenggam double digit,namun Adira Finance terhempas single digit pertumbuhannya hingga akhir tahun ini.
Sepanjang 2016, perseroan menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp30,9 triliun
Direktur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Dewa Made Susila mengatakan, memang berat untuk sampai double digit,meskipun ada event GIIAS lalu.
“Harapan double digit, tapi untuk single digit saja sudah berat, tahun lalu malahan flat. Pada kuartal 4-2016, kita prediksi pada 2017, bisa tumbuh double digit itu juga hasil analisa dari Gaikindo, tapi ya berjalannya waktu perkembangan pasar lain,”kata dia di Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Ia mengatakan, atas situasi tersebut, pihaknya juga turut berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.Hal tersebut untuk menjagajangan sampai terjadi pembiayaan macet. Adira mengaku tidak ingin menyalurkan pembiayaan berkualitas buruk.
“Kita hadapi situasi ini, kalau mau tumbuh, jangan sampai kena kredit macet. Pembiayaan kita ke mobil baru dan bekas,” katanya.