INDUSTRY.co.id - Bekasi – PT Jababeka Infrastruktur memperkuat program tanggung jawab sosial untuk mempersiapkan lulusan SMA/SMK di Kabupaten Bekasi menghadapi dunia kerja. Melalui Jababeka Community Acceleration Class (JClass), perusahaan menggandeng sejumlah tenant di Kawasan Industri Jababeka untuk memberikan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
Terbaru, JClass digelar di SMK Garuda Nusantara pada Senin (31/8/2026). Program tersebut kini telah menjangkau delapan sekolah di Kabupaten Bekasi.
Direktur Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta Puspa mengatakan, JClass dirancang untuk menjembatani kesenjangan kompetensi atau skills gap antara lulusan SMA/SMK dan kebutuhan industri.
“JClass hadir untuk menjawab kesenjangan kompetensi (skills gap) antara lulusan SMA atau SMK dan kebutuhan industri di Kabupaten Bekasi, yang merupakan salah satu pusat kawasan industri terbesar di Indonesia,” ujar Vega.
Program JClass memiliki tiga jalur pelatihan. Pertama, Career Acceleration Class yang membekali peserta dengan kesiapan mental dan sikap profesional di dunia kerja.
Kedua, Digital Acceleration Class yang berfokus pada peningkatan kemampuan digital dan administratif. Ketiga, Entrepreneur Acceleration Class yang ditujukan untuk membantu pengembangan UMKM di sekitar Kawasan Industri Jababeka.
Yang membedakan JClass dari pelatihan kerja pada umumnya adalah keterlibatan langsung perusahaan atau tenant yang beroperasi di Kawasan Industri Jababeka.

Sebanyak 18 perusahaan terlibat dalam program tersebut, di antaranya PT Sintertech Indonesia, PT Precision Tools Service Indonesia, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Komatsu Undercarriage Indonesia, PT Nippon Steel Indonesia, dan PT Prodia Diagnostic Line.
Para tenant tidak hanya menjadi narasumber, tetapi juga berperan sebagai pelatih sekaligus mitra dalam penyusunan materi pelatihan.
Dengan keterlibatan tersebut, materi yang diberikan kepada siswa diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan dan standar kompetensi yang berlaku di dunia industri.
Bagi siswa, program JClass memberikan gambaran mengenai kondisi nyata dunia kerja, mulai dari etos kerja, budaya perusahaan, sikap profesional hingga keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.
Sementara itu, pelaku UMKM di sekitar kawasan juga mendapatkan pendampingan melalui Entrepreneur Acceleration Class untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, serta melihat peluang masuk ke rantai pasok industri.
Jababeka Infrastruktur menargetkan program tersebut dapat membantu mempersempit kesenjangan kompetensi lulusan SMA/SMK dengan kebutuhan dunia kerja. Pada akhirnya, lulusan di Kabupaten Bekasi diharapkan semakin siap memasuki dunia kerja sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem ketenagakerjaan dan kewirausahaan yang berkelanjutan.