Xiaomi resmi debut di ajang IFA 2026 Berlin dengan area pameran terbesar sepanjang sejarah perusahaan di luar negeri. Berdiri di atas lahan seluas lebih dari 3.300 meter persegi, Xiaomi menampilkan lebih dari 380 produk dan teknologi masa depan yang mencakup ekosistem pintar "Human × Car × Home" — menghubungkan perangkat pribadi, rumah pintar, dan kendaraan listrik dalam satu ekosistem terintegrasi.

Highlights

  • Booth terbesar Xiaomi di luar negeri — 3.300 m² dengan 380+ produk dipamerkan
  • Ekosistem "Human × Car × Home" — integrasi smartphone, smart home, dan kendaraan listrik
  • Xiaomi Vision Gran Turismo — konsep hypercar listrik untuk game Gran Turismo
  • Mijia ekspansi ke Eropa — lebih dari 2.000 varian produk smart home
  • Investasi R&D €24 miliar (Rp 494 triliun) untuk 2026-2030

Daftar Isi

  1. Booth Terbesar Xiaomi di IFA 2026
  2. Ekosistem Human × Car × Home
  3. AI Hadir di Dunia Nyata
  4. Xiaomi Auto: Dari Konsep hingga Produksi
  5. Mijia Ekspansi Besar ke Eropa
  6. Fondasi Teknologi Xiaomi
  7. Investasi R&D Rp 494 Triliun

Booth Terbesar Xiaomi di IFA 2026

Xiaomi memulai debutnya di ajang IFA Berlin dengan membangun booth mandiri terbesar yang pernah dibuat perusahaan di luar negeri. Area pameran seluas 3.300 meter persegi ini menampilkan lebih dari 380 produk, teknologi masa depan, dan peragaan langsung di lokasi.

"IFA tahun ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan global Xiaomi," ujar Xu Fei, CMO Xiaomi. "Selama bertahun-tahun, bisnis kami telah berkembang dari sekadar smartphone ke lini smart home hingga kendaraan listrik pintar."

Area pameran dibagi menjadi tiga zona utama:

  • AI Tomorrow: Menjelajahi masa depan mobilitas pintar lewat Xiaomi Vision Gran Turismo
  • AI Today: Demonstrasi pengalaman teknologi pintar dengan Xiaomi SU7 Max dan simulasi rumah
  • Portofolio Produk: Lebih dari 380 produk dalam tujuh segmen berbeda

Ekosistem Human × Car × Home

Ekosistem pintar "Human × Car × Home" Xiaomi menghubungkan perangkat pribadi (smartphone, tablet, wearable), kendaraan pintar (Xiaomi Auto), dan perangkat rumah pintar (Mijia) dalam satu sistem yang terintegrasi melalui Xiaomi HyperOS dan AI.

Ekosistem ini bukan sekadar konektivitas antarperangkat biasa. Dengan memanfaatkan AI, setiap perangkat dan layanan dapat saling terhubung lintas produk dan skenario. Hasilnya, pengguna menikmati pengalaman yang lebih intuitif dan responsif terhadap kebutuhan nyata mereka.

Beberapa contoh skenario yang ditampilkan di IFA:

  • Saat pengguna dalam perjalanan pulang, sistem otomatis menyalakan AC dan mengondisikan lampu berdasarkan data waktu, lokasi, dan cuaca
  • Perintah "Cetak foto yang baru saya ambil" langsung diproses oleh beberapa perangkat secara bersamaan
  • Pencahayaan, tirai, dan suhu ruangan menyesuaikan otomatis saat pengguna mulai membaca buku

AI Hadir di Dunia Nyata

Xiaomi menekankan bahwa masa depan AI tidak berhenti pada menjawab pertanyaan di layar. Menurut perusahaan, AI harus mampu memahami konteks lingkungan di dunia nyata dan mengoordinasikan berbagai perangkat untuk menyelesaikan tugas-tugas nyata.

Di bidang AI, Xiaomi terus memperkuat kemampuan large model mandirinya. Inovasi terbaru seperti MiMo-V2.5-Pro, Xiaomi Miloco, dan Xiaomi Miclaw makin mengasah kemampuan AI dalam memahami konteks, bernalar, dan mengeksekusi perintah.

Robot humanoid Xiaomi CyberOne juga turut dipamerkan di IFA untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung lewat gestur real-time. Saat ini, CyberOne sedang menjalani uji coba di Pabrik Xiaomi Auto untuk menangani tugas manufaktur yang sesungguhnya, dengan tingkat keberhasilan yang meningkat dari ~90% menjadi 98% dalam empat bulan.

Xiaomi Auto: Dari Konsep hingga Produksi

Lini otomotif Xiaomi menampilkan tiga model kendaraan di IFA:

1. Xiaomi Vision Gran Turismo

Mobil konsep hypercar listrik futuristik yang dirancang khusus untuk waralaba gim legendaris Gran Turismo. Xiaomi menjadi perusahaan teknologi pertama yang bergabung dalam program Vision Gran Turismo. Didesain dengan konsep "Shaped by the Wind" dengan kokpit berbentuk tetesan air dan asisten pintar Xiaomi Pulse.

2. Xiaomi SU7 Generasi Baru

Mobil impian para pencinta berkendara di era baru yang menggabungkan desain elegan dan sporty dengan integrasi mendalam ke Xiaomi HyperOS. Mobil terhubung secara alami dengan perangkat pribadi dan rumah pintar milik pengguna.

3. Xiaomi SU7 Ultra

Varian flagship berkinerja tinggi yang telah memecahkan rekor resmi Nürburgring Nordschleife untuk kategori "Electric Executive Car" pada April 2025.

Sejak pengiriman pertama pada Maret 2024, Xiaomi Auto telah mendistribusikan lebih dari 700.000 unit kendaraan di Tiongkok Daratan. Seri Xiaomi YU7 bahkan mencatat lebih dari 240.000 pesanan mengikat di hari pertama peluncurannya.

Di IFA Berlin, Xiaomi Auto juga telah menandatangani MoU dengan delapan grup dealer otomotif terkemuka di Jerman sebagai persiapan ekspansi ke pasar Eropa pada 2027.

Mijia Ekspansi Besar ke Eropa

Xiaomi resmi mengumumkan ekspansi besar-besaran untuk Mijia, merek smart home miliknya, ke seluruh pasar Eropa. Mengusung konsep "The Art of Smart Living", Mijia memadukan kecerdasan berbasis pengguna, kualitas teruji, dan desain esensial.

Saat ini, Mijia mencakup lebih dari 2.000 varian produk dari 130 lebih kategori yang semuanya saling terhubung dalam satu ekosistem. Melalui aplikasi Xiaomi Home, seluruh produk Mijia yang kompatibel dapat dikendalikan dari satu platform terpadu.

Faktor desain menjadi pilar utama produk Mijia. Mengusung filosofi desain "Alive", produk-produk Mijia telah mengantongi lebih dari 500 penghargaan desain internasional.

Fondasi Teknologi Xiaomi

Integrasi lintas perangkat Xiaomi ditopang oleh investasi jangka panjang di bidang teknologi fondasi:

  • Xiaomi HyperOS: Sistem operasi yang menghubungkan seluruh perangkat Xiaomi
  • Chip Mandiri XRING O3: Chip generasi terbaru yang ditenagai Xiaomi 18 Fold, smartphone flagship pertama dengan chip ini
  • Smart Manufacturing: Fasilitas manufaktur canggih untuk smartphone (kapasitas 10 juta unit/tahun), mobil, dan alat rumah tangga
  • Robot Humanoid: CyberOne sedang diuji coba di pabrik untuk tugas manufaktur nyata

Investasi R&D Rp 494 Triliun

Dalam rentang tahun 2026 hingga 2030, Xiaomi memproyeksikan total investasi R&D globalnya akan menembus angka €24 miliar (setara Rp 494,3 triliun). Alokasi dana ini mencakup pengembangan AI, sistem operasi, fabrikasi semikonduktor mandiri, kendaraan pintar, robotika, hingga manufaktur pintar.

"Eropa merupakan pasar strategis dalam peta jalan global Xiaomi," tambah Xu Fei. "Seiring ekspansi masif merek Mijia di Eropa serta rencana masuknya Xiaomi Auto ke pasar Eropa pada 2027, tiga pilar utama ekosistem pintar kami akan mulai terhubung utuh di kawasan ini."

Key Takeaways

  • Xiaomi debut di IFA 2026 dengan booth terbesar di luar negeri (3.300 m², 380+ produk)
  • Ekosistem "Human × Car × Home" menghubungkan smartphone, smart home, dan kendaraan listrik
  • Xiaomi Auto sudah distribusi 700.000 unit dan akan ekspansi ke Eropa 2027
  • Mijia ekspansi besar ke Eropa dengan 2.000+ varian produk smart home
  • Investasi R&D €24 miliar (Rp 494 triliun) untuk 2026-2030