INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), atau Paradise Indonesia, kembali membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026. Pengembang dan pengelola lifestyle destination tersebut menyiapkan dividen senilai total Rp50,32 miliar atau setara Rp4,5 per saham.
Pembagian dividen interim ini menjadi sinyal bahwa kinerja fundamental INPP masih solid di tengah dinamika sektor properti. Hingga semester I-2026, perseroan mencatat laba positif sebesar Rp141,98 miliar, ditopang kontribusi positif dari seluruh lini bisnis, portofolio yang terdiversifikasi, serta pengelolaan aset secara berkelanjutan.
Wakil Presiden Direktur & CFO Paradise Indonesia, Surina, mengatakan keputusan pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kinerja perseroan.
“Keputusan dividen interim ini merupakan bentuk apresiasi kami atas kepercayaan pemegang saham, sekaligus bukti nyata kinerja solid Perseroan. Strategi diversifikasi serta efisiensi operasional yang kami jalankan terbukti tepat sasaran, mampu mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 11% secara tahunan,” ujar Surina.
Dari sisi operasional, INPP mencatat pendapatan berulang atau recurring income mencapai 71% dari total pendapatan. Porsi tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di industri properti Indonesia dan menunjukkan semakin kuatnya basis pendapatan yang bersifat berulang.
Disiplin pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional turut menopang kinerja perseroan. EBITDA INPP hingga semester I-2026 tercatat Rp265,12 miliar, tumbuh 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut menjadi modal bagi Paradise Indonesia untuk melanjutkan ekspansi bisnis, khususnya pada segmen hospitality dan komersial. Perseroan telah mengoperasikan 23 Semarang Shopping Center pada tahun ini dan menyiapkan ekspansi proyek komersial 88 Plaza di Balikpapan.
Ke depan, INPP menargetkan kontribusi recurring income tetap berada di kisaran 70%. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan menjaga stabilitas arus pendapatan sekaligus memperkuat ketahanan bisnis di tengah siklus industri properti yang dinamis.
Dari sisi peringkat kredit, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat INPP pada level idA- dengan prospek stabil. Peringkat tersebut mencerminkan kuatnya kontribusi pendapatan berulang perseroan, posisi pasar yang baik, kualitas aset yang solid, serta kekuatan jaringan dan merek hotel yang dikelola INPP.
Adapun keputusan pembagian dividen interim telah memperoleh persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris pada 7 Agustus 2026. Pembagian tersebut selanjutnya akan diperhitungkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2026.
Untuk jadwal pembagian dividen, cum dividend di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi berlangsung pada 20 Agustus 2026, sedangkan ex dividend pada 21 Agustus 2026. Sementara itu, cum dividend di Pasar Tunai ditetapkan pada 24 Agustus 2026 dan ex dividend pada 26 Agustus 2026.
Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 24 Agustus 2026. Pembayaran dividen interim dijadwalkan berlangsung pada 10 September 2026.
Dengan kombinasi laba yang tetap positif, pertumbuhan EBITDA dua digit, serta dominasi recurring income, Paradise Indonesia berupaya memperkuat posisi sebagai salah satu pemain properti dengan basis bisnis yang lebih resilien dan tidak semata bergantung pada penjualan properti.