INDUSTRY.co.id - Jakarta-Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI masih tertinggal dalam hal pembiayaan mikro, terbilang hanya sekitar 5% saja pembiayaan pada sector tersebut.

Advertisement

Harijanto, Vice Presiden UUS Bank DKI mengatakan meskipun portofolio pada pembiayaan mikro terbilang kecil, namun propeknya positf.

"Portofolionya bagus namun baru mencapai 5% dari total pembiayaan UUS Bank DKI," kata dia kepada Industry.co.id di Jakarta, Senin (4/9/2017).

Advertisement

Ia mengatakan secara total target pembiayaan mencapai Rp5 triliun hingga akhir tahun, hingga Juli 2017 telah mencapai 90% atau sekitar Rp4 triliun lebih. Paling besar sampai saat ini pembiayaan ke sector KPR sekitar 40-50%.

Sebagai penyokong pebiayaan lanjut dia berasal dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang di level Rp3,7 triliun dan dana penempatan yang sebesar RP400 miliar.

Advertisement

Dengan demikian Finance to Depost Ratio (FDR) atau rasio pembiayaan terhadap simpanan sebesar 101%. "Memang sudah mentok namun kita tetap mencari pendanaan ke pemrov dan dana haji,"katanya.

 

Advertisement