INDUSTRY.co.id - CILACAP – DUNLOP Indonesia resmi meluncurkan ban enduro terbaru DUNLOP GEOMAX EN92 dalam ajang Hiu Selatan International Hard Enduro 8 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Cilacap, Jawa Tengah. 

Peluncuran ini menjadi langkah strategis DUNLOP untuk memperkuat posisinya di segmen ban off-road sekaligus mendukung perkembangan olahraga hard enduro di Indonesia.

Tak sekadar menjadi sponsor, DUNLOP juga memperkenalkan GEOMAX EN92 kepada ratusan rider lokal maupun mancanegara dalam sesi technical meeting pada 2 Juli 2026. 

Selama kompetisi berlangsung, perusahaan turut mendukung para pembalap melalui penyediaan ban untuk kategori Gold dan Silver Class, dukungan kepada rider nasional maupun internasional, hingga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif bagi komunitas enduro.

Peluncuran GEOMAX EN92 langsung dibarengi dengan pembuktian performa di lintasan. Ban terbaru ini sukses mengantarkan pembalap profesional Farel Huda Hanafi dari Tim JAVAMIX meraih sederet prestasi membanggakan.

Farel berhasil menjadi juara pertama pada Prologue Hiu Gold Class dan Enduro Race Hiu Gold Class, meraih posisi kedua pada Long Race Gold Class, serta finis di posisi ketiga pada Hill Climb Gold Class menggunakan DUNLOP GEOMAX EN92.

Bagi Farel, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Persiapan fisik dan mental, pemulihan dari cedera, hingga kemampuan beradaptasi dengan karakter lintasan menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju podium.

Menurutnya, GEOMAX EN92 memberikan keunggulan yang sangat terasa ketika menghadapi lintasan hard enduro yang terkenal penuh tantangan, mulai dari bebatuan besar, akar pohon, tanjakan ekstrem, hingga jalur berlumpur.

Soft compound yang digunakan pada ban mampu menghasilkan cengkeraman optimal sehingga motor tetap stabil saat memasuki tikungan, melintasi tanjakan curam maupun melewati jalur licin. Grip yang konsisten tersebut memberikan rasa percaya diri lebih tinggi selama balapan berlangsung.

Performa GEOMAX EN92 didukung berbagai inovasi terbaru yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan pengendara enduro. Salah satunya adalah Progressive Cornering Block Technology (PCBT) yang menghasilkan grip lebih konsisten ketika menikung sehingga meningkatkan kontrol motor di berbagai kondisi lintasan.

Selain itu terdapat Rounded Sidewall Technology yang membantu ban menyerap benturan akibat batu, akar pohon, maupun permukaan tidak rata sekaligus menjaga kontak ban dengan tanah agar tetap maksimal.
DUNLOP juga menyematkan Reinforced Scoop Technology (RST) yang meningkatkan daya cengkeram pada permukaan lunak seperti pasir, lumpur, dan tanah gembur.

Sementara itu, V-Block Technology (V-BT) berfungsi mengoptimalkan penyaluran tenaga ke permukaan sehingga menghasilkan traksi lebih baik saat berakselerasi.

Kombinasi keempat teknologi tersebut membuat GEOMAX EN92 mampu memberikan performa stabil di berbagai karakter lintasan hard enduro.

"GEOMAX EN92 dikembangkan melalui berbagai pengujian untuk menghadirkan kombinasi traksi, kontrol, dan daya tahan yang dibutuhkan pengendara enduro. Melalui teknologi terbaru yang kami hadirkan, DUNLOP ingin memberikan rasa percaya diri kepada rider saat menghadapi berbagai karakter lintasan, mulai dari bebatuan, lumpur, hingga tanjakan ekstrem," ujar Yukishi Yoshida, GM Technical Service and Product Development PT Sumi Rubber Indonesia.

Keunggulan GEOMAX EN92 tidak hanya dirasakan oleh Farel Huda Hanafi. Tim JAVAMIX mengungkapkan bahwa ban tersebut telah digunakan pada sejumlah kompetisi sebelumnya dan menunjukkan performa yang sangat kompetitif.

Menurut tim, GEOMAX EN92 memiliki traksi yang sangat baik di lintasan berbatu, gravel hingga medan licin. Bahkan performanya dinilai mampu bersaing dengan berbagai ban impor yang selama ini mendominasi ajang hard enduro.

Pengalaman tersebut membuat Tim JAVAMIX semakin yakin untuk terus menggunakan GEOMAX EN92 pada berbagai kompetisi berikutnya.

Hiu Selatan Hard Enduro 2026 kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kompetisi hard enduro terbesar di Indonesia. Tahun ini, ajang tersebut diikuti lebih dari 7.000 peserta dan menghadirkan 27 pembalap internasional dari 18 negara, menjadikannya magnet bagi komunitas enduro nasional maupun dunia.

Bagi DUNLOP, keterlibatan dalam kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung perkembangan olahraga motorsport sekaligus menghadirkan inovasi ban yang sesuai dengan kebutuhan para rider.

"Bagi DUNLOP, Hiu Selatan Hard Enduro bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk bertemu langsung dengan komunitas enduro dan memperkenalkan inovasi terbaru kami. Melalui GEOMAX EN92, kami ingin menghadirkan ban yang mampu memberikan performa optimal sekaligus menjadi pilihan yang dapat diandalkan oleh rider Indonesia maupun mancanegara," kata Soichi Nagao, Direktur Sales & Marketing PT Sumi Rubber Indonesia.