INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Senin (4/9/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat dalam rentang 5823-5945.
William Surya Wijaya Vice president Research Department PT Indosurya Mandiri Sekuritas mengatakan, katalis IHSG pada senin disokong rencana Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat inflasi bulan Agustus 2017 yang akan disampaikan Senin ini.
“Hari ini IHSG berpotensi menguat. Setelah melalui pekan pendek dan penantian terhadap rilis data perekonomian inflasi di awal bulan yang bakal terlansir hari ini,” kata dia di Jakarta, Minggu (3/9/2017).
Ia katakan, IHSG tentunya masih disinyalir dalam kondisi terkendali sehingga masih terus menunjukkan bahwa kondisi perekonomian masih dalam keadaan stabil sehingga dapat kembali mendorong tingkat kepercayaan investor ke dalam pasar modal Indonesia sebagai tujuan investasi yang menjanjikan.
Pada perdagangan, Kamis (31/8/2017) IHSG (-0.14%) ditutup tertekan -8.45 poin dilevel 5864.06 dengan volume yang cukup tinggi. Indeks sektor infrastruktur (-0.85%) dan pertanian (-0.83%) tertekan.
Aksi jual investor asing tarcatat 234.27 Miliar rupiah kian melebar pada catat net sell minggu hingga 1.48 Triliun rupiah. Kehati-hatian investor pada minimnya sentimen dan katalis menjelang long weekend ditengah data awal bulan disebagian besar negara merilis data kinerja manufaktur dan indeks kepercayaan konsumen menjadi salah satu faktor pelemahan.
Terlepas dari itu, William mengajak pemodal untuk mencermati saham-saham berikut, KLBF, TBIG, TLKM, EXCL, ASRI, MAIN, MYOR, ADHI dan PGAS