INDUSTRY.co.id - Jakarta – Koridor jalan MH Thamrin kini memiliki daya tarik baru. Di tengah lalu lalang pekerja, wisatawan, dan masyarakat yang setiap hari memadati kawasan tersebut, sebuah layar digital berukuran besar dengan teknologi visual mutakhir resmi hadir sebagai bagian dari lanskap ibu kota.
Melalui peluncuran Iconic Thamrin, City Vision menghadirkan media digital large-format yang tidak hanya dirancang sebagai ruang promosi bagi berbagai brand, tetapi juga memberikan pengalaman kepada masyarakat saat beraktivitas di ruang publik.
Co-Founder & Co-CEO City Vision, Meyrick Sumantri, mengatakan “Kami percaya bahwa media luar ruang saat ini memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar menjadi medium komunikasi. Melalui Iconic Thamrin, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang menyatu dengan ritme kota dan menjadi bagian dari pengalaman masyarakat sehari-hari,” ujar Meyrick.
Berbeda dengan media luar ruang pada umumnya, Iconic Thamrin mengusung teknologi 3D anamorphic dengan kualitas tampilan hingga 8K. Teknologi tersebut memungkinkan konten tampil lebih hidup melalui efek ilusi optik yang menarik perhatian tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Lebih lanjut Juliana Kumala, Co-Founder & Co-CEO City Vision, menjelaskan inovasi tersebut merupakan bagian dari evolusi media luar ruang (out-of-home/OOH) yang semakin mengedepankan pengalaman audiens.
“Teknologi 3D anamorphic memungkinkan brand menghadirkan konten yang terasa lebih hidup, dinamis, dan mampu menciptakan ilusi visual yang menarik perhatian audiens secara alami. Dipadukan dengan kualitas tampilan beresolusi hingga 8K, pengalaman yang tercipta tidak hanya meningkatkan visibilitas pesan, tetapi juga menghadirkan momen yang lebih berkesan dan mudah diingat,” kata Juliana.
Ia menambahkan, setiap detail Iconic Thamrin dirancang agar selaras dengan karakter kawasan, mulai dari kualitas visual berdefinisi tinggi, ketajaman warna, hingga posisi penempatan yang menyatu dengan arsitektur perkotaan.
Sebagai salah satu kawasan dengan mobilitas tertinggi di Indonesia, Thamrin menjadi titik temu berbagai aktivitas masyarakat setiap hari. Ribuan pekerja, pelaku bisnis, wisatawan, hingga komunitas urban melintasi kawasan ini, menjadikannya ruang publik yang hidup sekaligus strategis.
Karena itu, kehadiran Iconic Thamrin diharapkan tidak hanya menjadi media komunikasi bagi brand, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang dapat dinikmati masyarakat serta memperkuat identitas Jakarta sebagai kota modern.
Pandangan serupa juga datang dari berbagai pelaku industri. Chief Commercial Officer Pluang, Stella Lukman, menilai ruang publik tetap menjadi salah satu titik penting bagi brand untuk membangun kedekatan dengan masyarakat di tengah dominasi kanal digital.
Sementara itu, Executive Vice President CIMB, Amir Widjaya, mengatakan lokasi ikonik seperti Thamrin memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat karena menjadi titik pertemuan berbagai kalangan.
Dari sektor luxury retail, General Manager Lifestyle LUXASIA Indonesia, Hendra Purjaka, menambahkan bahwa lokasi premium memiliki peran penting dalam membangun persepsi dan pengalaman sebuah brand.
Melalui Iconic Thamrin, City Vision berharap dapat menghadirkan lebih dari sekadar infrastruktur media digital. City Vision ingin menciptakan ruang yang menjadi bagian dari denyut kehidupan kota, memperkuat interaksi masyarakat dengan ruang publik, sekaligus menghadirkan wajah Jakarta yang semakin modern, dinamis, dan berkelas di mata dunia.