INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka sinergi penguatan ekosistem industri emas dan perhiasan nasional.
Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi besar pasar emas Indonesia, khususnya membangun ekosistem emas yang sejalan dengan prinsip syariah, aman dan mudah. Melalui komitmen ini, Bank Syariah Indonesia hadir tidak hanya sebagai mitra perbankan, melainkan ikut membagun ekosistem emas berkelanjutan dari hulu hingga hilir, sampai ke tangan nasabah.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan bahwa "Melalui kesepakatan ini, kami sebagai Bank Emas siap memberikan solusi untuk seluruh stakeholders pada ekosistem emas dan perhiasan. Baik dari sisi pemasok, pelaku usaha hingga konsumen akhir/nasabah sehingga emas ini menjadi komoditi yang aman dan bisa dijangkau semua kalangan", ujarnya.
Kesepakatan ini melengkapi layanan bisnis emas di BSI yang sudah ada. Mulai dari cicil emas, gadai emas, Tabungan BSI Emas, layanan bullion bank melalui BYOND by BSI. Namun bedanya, komitmen BSI bersama Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI) ini semakin memperkuat ekosistem bisnis emas melalui skema B2B (Business to Business). Kemitraan dengan APPI memungkinkan penguatan integrasi rantai pasok serta memperluas pasar domestik maupun ekspor.
Anton menambahkan Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem industri emas dan perhiasan nasional yang lebih terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran keuangan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Senada dengan Anton, Ketua Umum Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI), Eddy Yahya mengatakan bahwa "APPI siap bekerjasama dengan BSI untuk bersama-sama membesarkan industri emas di Indonesia. Hal ini menjadi bentuk komitmen asosiasi APPI untuk menjadikan Indonesia menjadi tuan rumah komoditi emas yang berkualitas dan sesuai dengan regulasi yang berlaku". ujarnya.