INDUSTRY.co.id - Jakarta, Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terus menunjukkan tren positif. Seluruh kuota tiket Early Bird untuk ajang MotoGP Indonesia yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, habis terjual dalam waktu kurang dari satu pekan sejak penjualan dibuka pada 19 Juni 2026.
Tingginya minat tersebut mendorong penyelenggara membuka periode Presale 1 yang resmi dimulai pada 25 Juni 2026, memberikan kesempatan bagi penggemar untuk mendapatkan tiket dengan harga spesial sebelum memasuki tahap penjualan berikutnya.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyampaikan apresiasi atas respons luar biasa yang ditunjukkan masyarakat sejak hari pertama penjualan.
“Tingginya minat masyarakat yang membuat seluruh kuota Early Bird habis terjual dalam waktu kurang dari satu minggu menunjukkan bahwa MotoGP Indonesia telah menjadi agenda yang dinantikan setiap tahun. Kami melihat antusiasme ini tidak hanya terhadap balapannya, tetapi juga terhadap pengalaman sport tourism yang ditawarkan The Mandalika sebagai destinasi kelas dunia,” ujar Troy.
Menurutnya, ketertarikan publik terhadap MotoGP Indonesia kini tidak hanya didorong oleh aksi para pembalap di lintasan, tetapi juga pengalaman wisata yang menyatu dengan keindahan alam dan budaya lokal Lombok.
“Kami melihat antusiasme yang besar tidak hanya terhadap balapannya, tetapi juga terhadap pengalaman yang ditawarkan The Mandalika, mulai dari keindahan alam, budaya lokal, hingga berbagai aktivitas pendukung yang menjadikan MotoGP Indonesia lebih dari sekadar ajang olahraga. Karena itu, kami membuka periode Presale 1 agar masyarakat yang belum mendapatkan tiket tetap dapat menikmati harga spesial sebelum memasuki tahap penjualan berikutnya,” lanjutnya.
Pada periode Presale 1, penyelenggara menawarkan potongan harga hingga 30 persen untuk kategori Grandstand dan hingga 20 persen untuk kategori VIP Hospitality.
Tiket Regular Grandstand untuk Zona E, G, H, dan I dibanderol Rp280.000 dari harga normal Rp400.000. Sementara itu, kategori Premium Grandstand tersedia mulai Rp630.000 untuk Zona B, C, J, dan K, serta Rp1.225.000 untuk Zona A.
Bagi penggemar yang menginginkan pengalaman menonton lebih eksklusif, tersedia paket VIP Hospitality dengan harga Presale 1 sebesar Rp12 juta untuk Deluxe Class dan Rp6,2 juta untuk Luxury Tent T1.
Seluruh kategori hospitality menawarkan fasilitas premium yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan maksimal selama menyaksikan balapan di Mandalika International Circuit.
Dengan harga tiket yang dimulai dari Rp280.000, periode Presale 1 menjadi momentum ideal bagi masyarakat untuk mengamankan tempat sebelum harga memasuki fase penjualan berikutnya.
Mengusung tema “The Rise of Local Heroes”, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga menjadi panggung bagi masyarakat untuk memberikan dukungan langsung kepada para pembalap Indonesia yang tengah bersaing di level dunia.
Kehadiran Mario Suryo Aji di Moto2 serta Veda Ega Pratama di Moto3 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Dukungan penonton di Mandalika diharapkan mampu menambah semangat perjuangan para pembalap Merah Putih dalam menghadapi kompetisi internasional.
Di sisi lain, munculnya talenta muda seperti Kiandra Ramadhipa dan Aldi Mahendra semakin mempertegas potensi besar Indonesia dalam mencetak pembalap yang mampu bersaing di kancah global.
Sebagai tuan rumah MotoGP Indonesia, Mandalika International Circuit terus berkomitmen mendukung lahirnya generasi baru pembalap nasional.
Troy menegaskan bahwa penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan olahraga kelas dunia, tetapi juga membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi nasional.
“Tahun ini menjadi semakin istimewa karena masyarakat dapat memberikan dukungan langsung kepada para talenta balap Indonesia yang tengah berkompetisi di level dunia. Semangat The Rise of Local Heroes menjadi bagian penting dari perjalanan MotoGP Indonesia dalam menginspirasi generasi muda sekaligus memperkuat kebanggaan nasional di panggung global. Melalui Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan event kelas dunia yang memberikan dampak positif bagi pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan masyarakat lokal,” paparnya.
Sebagai salah satu agenda sport tourism unggulan Indonesia, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diharapkan kembali menjadi magnet wisata internasional dengan memadukan kompetisi balap dunia,
kekayaan budaya lokal, serta pesona alam Lombok. Semangat tersebut sejalan dengan kampanye #IndonesiaMendunia yang mengusung visi membawa Indonesia semakin dikenal melalui olahraga, pariwisata, budaya, dan keramahtamahan kelas dunia.