INDUSTRY.co.id - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sosial melalui skema Skema penjaminan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Menurut Direktur Utama PT PII Sinthya Roesly, sebagai satu-satunya Badan Usaha Penjaminan Infrastruktur (BUPI), perusahaannya telah menyiapkan sumber daya mumpuni untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sektor sosial pada 2017.
"Selama ini kita dukung sektor ekonomi (seperti) jalan, listrik, air minum, yang ke depan kita juga akan dorong infrastruktur sosial seperti rumah sakit, lapas (lembaga pemasyarakatan), teaching hospital (RS pendidikan), dan BLK (Balai Latihan Kerja)," papar Shintya pada acara Seminar Nasional Infrastruktur 2016 di Hotel Four Seasons Jakarta, Kamis (22/12/2016).
Skema penjaminan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) telah dilaksanakan PII bagi sembilan proyek infrastruktur yaitu PLTU Batang, empat proyek jalan tol (Batang-Semarang, Balikpapan-Samarinda, Pandaan-Malang dan Manado-Bitung), SPAM Umbulan dan seluruh paket Proyek Palapa Ring yaitu Barat, Tengah dan Timur dengan total investasi senilai Rp 81 triliun.
Untuk tahun 2017, PII telah melakukan konsultasi dan inisiasi bagi lebih dari 30 proyek infrastruktur dengan 60 persen di antaranya merupakan infrastruktur sektor sosial. Penjaminan untuk sektor publik itu mengacu kepada Perpres No. 38 Tahun 2015 yang memuat 19 sektor infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial yang dapat dikerjasamakan dengan swasta dan dapat diberikan penjaminan.(iaf)