Turnamen perdana Mobile Legends: Bang Bang Championship Tour East Asia 2026 (MCT EA 2026) akan diselenggarakan di Shanghai, Tiongkok, mulai 22 hingga 24 Mei 2026. Kompetisi ini akan mempertemukan enam tim MLBB terbaik dari Tiongkok, Jepang, Mongolia, dan Korea Selatan di Star Ring Center. MCT EA 2026 menjadi bagian dari ekosistem Hero Asian Champions League (ACL) dan berfungsi sebagai jalur kualifikasi Asia Timur untuk Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2026.

Advertisement

Turnamen MLBB Championship Tour East Asia 2026

MCT EA 2026 akan memperebutkan total hadiah sebesar 15.000 USD, dengan juara pertama berhak mendapatkan 10.000 USD dan langsung lolos ke Main Event MSC 2026. Tim peringkat kedua, ketiga, dan keempat akan mendapatkan kesempatan di babak Wild Card MSC 2026. Tim-tim yang akan bertanding di antaranya adalah GZG dan YBG dari Tiongkok, The MongolZ dan The Modun dari Mongolia, Sunset Ravens dari Jepang, serta Feiyun Esports dari Korea Selatan.

Turnamen ini dibagi menjadi dua grup: Mythical Group (GZG, The MongolZ, Sunset Ravens) dan Legendary Group (YBG, The Modun, Feiyun Esports). Fase grup akan menggunakan format double-elimination best-of-three, dengan babak Losers' Final dan Grand Final dimainkan dalam format best-of-five.

Advertisement

Dominasi Tim Asia Tenggara di Kancah MLBB

Meskipun turnamen di Asia Timur baru dimulai, tim-tim dari Asia Tenggara telah lama mendominasi kancah kompetitif MLBB. Filipina dikenal sebagai wilayah paling dominan dengan gelar juara M Series terbanyak, sementara Indonesia juga menjadi kekuatan yang ditakuti.

Pada M7 World Championship, yang berakhir pada Januari 2026, turnamen ini memecahkan rekor penonton dengan lebih dari 5,68 juta penonton bersamaan. Tim-tim seperti ONIC ID dari Indonesia dan Team Liquid PH dari Filipina secara konsisten menunjukkan performa kuat di turnamen internasional.

Advertisement
  • MLBB mencatat 44% unduhan global dan menghasilkan hampir 1,8 miliar USD pendapatan global hingga April 2024, dengan 47% berasal dari Asia Tenggara.
  • Indonesia merupakan pasar game terbesar di kawasan ini, dengan lebih dari 35 juta pengguna aktif bulanan.
  • MPL telah melampaui 1 miliar jam tontonan secara global hingga Oktober 2024.
  • Timnas MLBB Wanita Indonesia, yang diwakili ONIC Pertiwi, berhasil menjuarai Cyberathlete Women's Invitational (CWI) 2026 di Singapura.
  • Mobile Legends akan menjadi acara yang memperebutkan medali di Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026.

Masa Depan Esports MLBB di Asia Timur

Pengembangan ekosistem esports MLBB di Asia Timur merupakan bagian dari strategi Moonton untuk memperluas jangkauan global. Dengan format lima wilayah baru yang diperkenalkan pada 2026, MLBB kini memiliki sirkuit kompetitif khusus untuk Asia Tenggara, Eropa Timur dan Asia Tengah, Eropa, Timur Tengah dan Afrika, Asia Timur, serta Amerika.

Inklusi MLBB dalam Hero Asian Champions League dan statusnya sebagai acara berhadiah medali di Asian Games 2026 menunjukkan peningkatan pengakuan esports. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi talenta regional untuk bersaing dan dikenal di panggung internasional.

Advertisement

FAQ

Kapan dan di mana turnamen MLBB Asia Timur berikutnya akan diadakan?

Turnamen MLBB Championship Tour East Asia 2026 akan diadakan di Shanghai, Tiongkok, dari 22 hingga 24 Mei 2026.

Tim mana saja yang akan berpartisipasi dalam MCT EA 2026?

Enam tim akan berpartisipasi: GZG dan YBG (Tiongkok), The MongolZ dan The Modun (Mongolia), Sunset Ravens (Jepang), serta Feiyun Esports (Korea Selatan).

Berapa total hadiah untuk MCT EA 2026?

Total hadiah untuk MCT EA 2026 adalah 15.000 USD.

Apakah Indonesia memiliki tim MLBB wanita yang berprestasi?

Ya, Timnas MLBB Wanita Indonesia, yang diwakili ONIC Pertiwi, berhasil menjuarai Cyberathlete Women's Invitational (CWI) 2026 di Singapura.