INDUSTRY.co.id -Jakarta-Pada perdangan Selasa (29/8/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam fase konsolidasi. Diperkirakan IHSG dalam rentang 5823-5945.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat," kata William Surya Wijaya, Vice PresidentResearch Department PT Indosurya Mandiri Sekuritas di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Pada perdagangan Senin (28/8/2017), IHSG (-0.20%) bergerak tertekan sejak awal sesi perdagangan dengan ditutup turun 12.02 poin dilevel 5903.34 dengan volume yang cukup tinggi. Sektor pertambangan (-0.76%) dan property (-0.61%) memimpin pelemahan indeks sektoral. Investor asing tercatat melakukan aksi beli cukup tinggi pada pasar reguler sebesar 145.05 Miliar rupiah namun tercatat net sell sebesar 65.13 Miliar rupiah pada pasar negosiasi sehingga total net buy yang terjadi sebesar 79.92 Miliar rupiah.

"Terlihat IHSG masih menguji rentang konsolidasi baru yang sedang berusaha untuk dibentuk bagi kekuatan/pijakan kenaikan berikutnya, resistance level baru yang telah tercapai dengan ditandai rekor tertinggi sepanjang masa yang baru telah menkonfirmasi pola uptrend jangka pendek - menengah - panjang bagi pergerakkan IHSG, sedangkan dari sisi harga komoditas yang sedang berfluktuasi akan turut memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG," katanya. Iapun menyuguhkan beberapa saham pilihan yang dapat diakumulasi pemodal, yaitu: HMSP, MAIN, MYOR, PWON, JSMR, ICBP, INDF, SMRA dan SMCB