INDUSTRY.co.id -Jakarta-Diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pergerakannya kembali mixed mencoba menguat tertahan akan dialami IHSG dengan rentan pergerakan 5880-5915 pada perdagangan Selasa (29/8/2017).
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyodorkan saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya APLN, BSDE, CPIN, WIKA, ISAT.
"Pergerakan IHSG secara teknikal meskipun ditutup melemah harga mampu bertahan pada support MA5. Indikator stochastic terkonsolidasi negatif pada level jenuh beli dengan momentum Indikator RSI yang mulai jenuh dan tertekan menguji support momentum pada level middle oscillator," kata dia di Jakarta, Selasa (29/8/2017).
Pada perdagangan Senin (28/8/2017), IHSG (-0.20%) bergerak tertekan sejak awal sesi perdagangan dengan ditutup turun 12.02 poin dilevel 5903.34 dengan volume yang cukup tinggi. Sektor pertambangan (-0.76%) dan property (-0.61%) memimpin pelemahan indeks sektoral. "Investor asing tercatat melakukan aksi beli cukup tinggi pada pasar reguler sebesar 145.05 Miliar rupiah namun tercatat net sell sebesar 65.13 Miliar rupiah pada pasar negosiasi sehingga total net buy yang terjadi sebesar 79.92 Miliar rupiah," katanya.
Tercatat, Bursa saham Asia diawal paken Indeks Nikkei (-0.01%), Topix (+0.20%), Hangseng (+0.05%) dan Kospi (-0.35%) ditutup bervariasi. Harga komoditas mulai terlihat melemah seiring minimnya sentimen diakhir bulan membuat investor enggan agresif.
Indeks Eurostoxx50 (-0.54%), FTSE (-0.08%) dan Dax (-0.70%) membuka bursa saham Eropa dengan pelemahan. Melonjaknya permintaan asset haven karena investor mengkhawatirkan akibat dari badai tropis harvey. Sentimen selanjutnya (29/08) investor akan memperhatikan survey kepercayaan konsumen di German, Indeks harga rumah di AS dan perdagangan ritel di Jepang. Serta dampak badai tropis harvey lanjutan.