INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) memutuskan membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp285 per saham. Keputusan tersebut diteken dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Mei 2026.
Manajemen perseroan menyetujui total dividen tunai senilai Rp289,3 miliar atau setara Rp315 per saham. Nilai tersebut telah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp30 per saham yang lebih dulu dibagikan pada akhir 2025.
Dengan demikian, sisa dividen final yang akan diterima pemegang saham mencapai Rp261,8 miliar atau ekuivalen Rp285 per saham. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tersebut pada 5 Juni 2026.
Pembagian dividen dilakukan di tengah kinerja keuangan TGKA yang cenderung stabil sepanjang 2025. Emiten distribusi consumer goods yang berada di bawah naungan Sintesa Group itu membukukan pendapatan Rp13,1 triliun, turun 2,2 persen dibanding tahun sebelumnya.
Meski penjualan tertekan, laba bersih perseroan tetap terjaga di level Rp409 miliar. Stabilnya laba menunjukkan kemampuan perseroan menjaga margin di tengah tantangan daya beli dan kompetisi sektor distribusi barang konsumsi.
Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari segmen produk konsumer dengan porsi mencapai 95,90 persen atau senilai Rp12,53 triliun. Dalam lini bisnis tersebut, TGKA mendistribusikan berbagai merek kebutuhan konsumen mulai dari susu bayi hingga makanan dan minuman, seperti SGM, S26, Nutrilon Royal, Dua Belibis, dan Heineken.
Dari sisi fundamental, posisi keuangan TGKA juga tergolong solid. Hingga akhir Desember 2025, perseroan mencatatkan total ekuitas sebesar Rp2,42 triliun yang ditopang saldo laba belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp2,27 triliun.
Adapun jadwal pembagian dividen final TGKA yakni cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 22 Mei 2026, ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 25 Mei 2026, cum dividen pasar tunai pada 26 Mei 2026, ex dividen pasar tunai pada 29 Mei 2026, dan pembayaran dividen pada 5 Juni 2026.