INDUSTRY.co.id - Cikarang- PT Jababeka Tbk kembali menunjukkan tajinya di sektor properti komersial. Proyek Jababeka Bizpark mencatatkan kesuksesan besar, ditandai dengan prosesi serah terima unit tahap pertama yang dilakukan secara serentak kepada konsumen di Mayfair Marketing Gallery Jababeka, Cikarang, Kamis (30/4).
Serah terima ini menjadi kelanjutan dari performa penjualan yang impresif sejak proyek ini diluncurkan pada 2025. Jababeka Bizpark pun kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan bagi pelaku usaha dan investor.
Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini menyampaikan bahwa tingginya minat pasar tidak lepas dari kepercayaan terhadap ekosistem Kota Jababeka yang telah berkembang matang.
“Pencapaian Jababeka Bizpark merupakan bukti nyata tingginya kepercayaan para pelaku usaha terhadap ekosistem Kota Jababeka yang sudah lengkap. Ini bukan sekedar keberhasilan komersial, tetapi juga representasi keyakinan pasar terhadap visi masa depan kawasan ini sebagai pusat bisnis dan inovasi berkelanjutan,” ujar Ivonne.
Permintaan terhadap fasilitas pergudangan dan ruang usaha fleksibel terus meningkat, seiring pesatnya pertumbuhan e-commerce yang membutuhkan sistem distribusi cepat dan efisien. Koridor timur Jaakarta, khususnya Bekasi masih menjadi primadona berkat dukungan infrastruktur dan aksesibilitas yang mumpuni.
Jababeka Bizpark hadir sebagai solusi ruang usaha multiguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari gudang logistik, showroom, kantor, hingga hunian pelajar (student housing). Desain bangunan yang fleksibel, akses untuk kendaraan kontainer, serta empat pintu tol utama menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha.

Pada tahap pertama, seluruh unit yang ditawarkan, baik tipe single building maupun two view telah habis terjual. Sementara itu, tahap kedua yang menghadirkan konsep terbaru 2-in-1 dengan luaas 9 x 20 meter juga mencatatkan tingkat penyerapan mencapai 90 persen.
Dari sisi konektivitas, kawasan ini terintegrasi langsung dengan Cikarang Dry Port serta jaringan kereta api menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Hal ini menjadikan Jababeka Bizpark sebagai hub logistik strategis untuk aktivitas ekspor-impor.
Kemudahan operasional semakin diperkuat dengan infrastruktur jalan berstandar tinggi yang mampu dilalui kendaraan kontainer besar, serta sistem keamanan terpadu seperti one gate system, CCTV, dan teknologi laser beam.
Tak hanya unggul secara fisik, Jababeka Bizpark juga didukung captive market yang besar. Kawasan ini dihuni lebih dari 1,2 juta populasi, termasuk 10.000 ekspatriat, 1 juta tenaga kerja, dan 132.000 pelajar, menjadikannya pasar potensial bagi bisnis B2C.
Di sisi lain, lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional yang beroperasi di Kota Jababeka membuka peluang besar bagi pelaku usaha B2B untuk menjalin kolaborasi strategis.
Berlokasi di pusat Central Business District (CBD) Kota Jababeka yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD), proyek ini tidak hanya menjadi ruang usaha, tetapi juga aset investasi dengan potensi kenaikan nilai yang menjanjikan.
Menariknya, momentum serah terima unit ini juga dimanfaatkan sebagai ajang networking eksklusif yang mempertemukan pemilik properti, pebisnis, dan investor dalam satu ekosistem.
“Momentum ini memperkuat jejaring sekaligus membuka peluang kolaborasi berkelanjutan. Jababeka hadir bukan sekadar sebagai penyedia properti, tetapi sebagai ekosistem terintegrasi yang mendukung pertumbuhan bisnis secara optimal,” tutup Ivonne.