INDUSTRY.co.id - Jakarta - Motorola Indonesia memperkuat strategi ekspansi pasar domestik dengan menggandeng PT Erajaya Swasembada Tbk melalui lini bisnis Erajaya Digital. Kemitraan ini menjadi langkah taktis untuk memperluas distribusi sekaligus memperdalam penetrasi produk smartphone Motorola di tengah persaingan industri yang kian ketat pada 2026.
Dalam pengumuman resminya di Jakarta, Rabu (22/4/2026), kolaborasi ini disebut akan memanfaatkan jaringan ritel luas milik Erajaya, termasuk kanal Erafone & More, guna meningkatkan ketersediaan produk Motorola di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan distribusi sekaligus mendekatkan teknologi terbaru kepada konsumen secara lebih merata.
“Kemitraan kami dengan Erajaya merupakan langkah penting untuk strategi pertumbuhan kami di 2026,” ujar Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia.
Ia menambahkan, integrasi produk Motorola dalam ekosistem ritel Erajaya diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belanja yang lebih mulus. “Kami ingin memastikan bahwa teknologi paling inovatif kami dapat dijangkau oleh konsumen di seluruh Indonesia, dengan dukungan kepercayaan dan keunggulan layanan yang menjadi ciri khas Erajaya.”tambahnya.
Dari sisi operasional, sinergi ini langsung ditopang oleh kesiapan jaringan ritel. Sebanyak 47 toko Erafone yang tersebar di Jabodetabek hingga kota-kota besar di Jawa dan Sumatra telah menyediakan lini produk Motorola, mulai dari seri flagship hingga perangkat lipat.
Konsumen disebut dapat mencoba langsung berbagai model seperti Motorola Edge 70 Fusion hingga Motorola Razr 60, sekaligus memanfaatkan layanan purna jual resmi dan skema pembiayaan yang fleksibel.
CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menilai kemitraan ini memperkuat posisi perusahaan sebagai agregator teknologi global di pasar domestik. “Kami sangat senang dapat bermitra dengan Motorola dalam memperluas jangkauannya di Indonesia. Kerja sama ini memperkuat misi kami untuk menghadirkan beragam teknologi inovatif kepada pelanggan kami,” ujarnya.
Ia menegaskan, jaringan distribusi Erajaya akan menjadi katalis dalam mempercepat adopsi produk Motorola di pasar yang semakin kompetitif.
Secara strategis, kolaborasi ini mencerminkan upaya kedua perusahaan dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar smartphone Indonesia yang masih menjanjikan, terutama pada segmen perangkat berteknologi tinggi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Motorola menempatkan ekspansi ritel sebagai bagian dari roadmap 2026 untuk meningkatkan pangsa pasar melalui pendekatan berbasis pengalaman pengguna.
Dengan memanfaatkan kekuatan distribusi Erajaya, Motorola tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga mempertegas posisinya dalam persaingan industri yang kini semakin mengarah pada diferensiasi teknologi dan pengalaman pengguna.